- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
- Pasutri Diringkus Sat Resnarkoba Polres Kep Meranti, Diduga Jadi Pengedar Ekstasi
- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
KTT APEC Rusuh, Polisi Thailand Tembak Peluru Karet Bubarkan Demo

VokalOnline.com-- Kepolisian Thailand menembakkan peluru karet demi membubarkan demonstrasi yang memprotes gelaran KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di ibu kota Bangkok pada Jumat (18/11).
Penanggungjawab gugus tugas keamanan APEC, inspektur Ashyan Kraithong, mengatakan 350 pengunjuk rasa berdemo di sekitar 10 kilometer dekat lokasi KTT berlangsung.
Video di media sosial menunjukkan para pedemo mencoba mendorong-dorong mobil polisi, melemparkan proyektil, hingga menyerang polisi.
Sementara itu, petugas antihuru-hara maju ke arah pedemo dengan perisai dan memukul mundur orang-orang dengan pentungan.
Sejauh ini, polisi dikabarkan telah menangkap 10 pengunjuk rasa.
"Para pengunjuk rasa melanggar hukum, menyerang petugas polisi secara fisik," kata Ashyan, menambahkan bahwa lima petugas terluka.
Aktivis pemuda Patsaravalee 'Mind' Tanakitvibulpon yang ikut demonstrasi mengatakan orang-orang memprotes KTT APEC dan Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha.
"Polisi bereaksi berlebihan. Mereka menggunakan peluru karet pada kami dan berusaha menghentikan kami berkali-kali," katanya kepada Reuters.
KTT APEC dihadiri oleh banyak pemimpin negara di antaranya yakni Presiden RI Joko Widodo, Presiden China Xi Jinping, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, Presiden Prancis Emmanuel Macron, hingga PM Australia Anthony Albanese.
Selain itu, Presiden FIlipina Ferdinand Marcos Jr dan PM Selandia Baru Jacinda Ardern juga akan hadir dalam KTT tersebut.
Sementara itu, dua pemimpin paling disorot yakni Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Presiden Rusia Vladimir Putin tidak menghadiri pertemuan tingkat tinggi tersebut.
KTT APEC berlangsung dua hari setelah negara G20 menggelar KTT juga di Nusa Dua, Bali, pada 15-16 November**Syafira
Berita Terkait :
- PM Jepang Marah Rudal Korut Jatuh di Perairannya0
- Xi Marah ke Trudeau, China Sebut Relasi Bilateral di Tangan Kanada0
- Zelensky usai Salahkan Rusia soal Rudal: Saya Tak Tahu 100 Persen0
- 5 Kontroversi Penceramah Turki Harun Yahya hingga Dibui 8.658 Tahun0
- Petugas Qatar Intimidasi Jurnalis Denmark Jelang Piala Dunia 20220
_Black11.png)









