- Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Tekankan Pentingnya Sinergi di ASWAKADA 2026
- Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
- Pertandingan Tinju Menambah Semarak Hari Jadi Kota Dumai ke 27
- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
- Dumai Expo 2026: Promosi Daerah Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata
- Walikota Pimpin Upacara HUT Kota Dumai ke-27, Soroti Program Unggulan
Obati Kencing Manis Dengan Biji Rambutan

Rambutan, selain menjadi buah yang banyak digemari banyak kalangan ternyata memiliki beragam manfaat (foto: FAJAR)
Vokalonline.com- Dilansir dari CNN Indonesia -- Rambutan jadi salah satu jenis buah tropis yang digemari. Bentuk buahnya yang khas dengan serabut atau rambut, kemudian cara makannya khas pula. Anda kupas, dimakan daging buahnya yang berwarna putih dan buang bijinya. Namun tunggu dulu, biji rambutan kini sebaiknya tidak Anda buang begitu saja. Menilik beberapa penelitian, rupanya biji rambutan mampu obati kencing manis.
Sebuah riset yang diterbitkan di Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia pada 2013 menemukan biji rambutan mampu menurunkan kadar gula darah dan berat badan tikus.Sebanyak 30 tikus dibagi dalam 6 kelompok perlakuan yakni kelompok kontrol (diberi perlakuan air suling), kelompok kontrol negatif (aloksan dan air suling), kemudian tiga kelompok lain diberi seduhan biji rambutan dengan tiga dosis berbeda. Aloksan merupakan zat yang digunakan untuk menginduksi diabetes melitus tipe 1 pada hewan coba. Hasilnya, pemberian seduhan biji rambutan dengan dosis tinggi selama 16 hari mampu menurunkan kadar glukosa darah dan berat badan secara signifikan.
"Seduhan biji rambutan dengan dosis 3,12 g/kg bw yang diberikan pada tikus mampu memberikan hasil penurunan kadar gula darah dan penurunan berat badan yang sama dengan kelompok yang diberi perlakuan glibenclamide 0,65 mg/kg bw [Glibenclamide adalah obat untuk mengendalikan kadar gula darah]," tulis peneliti.
Sementara itu, biji rambutan untuk obati diabetes melitus tentu perlu dikembangkan menjadi minuman. Rupanya pada 2015, dua orang mahasiswa dari Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas U'budiyah, Banda Aceh, Feni Junita Sari dan Marleni, sukses memproduksi minuman dari biji rambutan.
"Lewat studi yang kami lakukan, berdasarkan praktik kesehatan masyarakat di Gayo Lues, kami menemukan bahwa biji rambutan memiliki banyak manfaat dalam pencegahan diabetes," kata Feni Junita seperti dikutip dari The Strait News. Dalam riset ditemukan, biji rambutan mengandung 30-43 persen lemak murni, serat, pati dan asam stearat. Dia berkata komposisi kandungan ini yang membuat biji rambutan obati kencing manis. Marleni menambahkan biasanya biji rambutan memang digunakan sebagai alternatif obat untuk menormalkan gula darah.
Bagaimana cara mengonsumsi biji rambutan demi obati kencing manis?
Feni Junita mengatakan untuk dibuat minuman, biji rambutan perlu dipotong-potong dan dikeringkan selama 2-3 hari. Biji yang dikeringkan akan berubah warna menjadi kuning kehitaman. Biji rambutan ditumbuk menjadi serbuk dan diminum dengan air panas. Menurutnya, seduhan biji rambutan perlu dikonsumsi satu atau tiga kali sehari sebelum makan.
"Terapi ini harus dilakukan sesuai dengan kebutuhan konsumsi gula seseorang," katanya.
(els/agn)
Berita Terkait :
- 3 Orang Hilang Dalam Kebakaran Kilang Pertamina0
- Polisi Gelar Rekonstruksi Penembakan Bripka CS di Kafe Cengkareng0
- Polisi Tangkap Dalang Pencurian Rumah Mewah Kedoya0
- Polisi Akan Olah TKP,Selidiki Penyebab Kebakaran Balongan0
- Kebakaran Kilang Minyak Balongan,5 Orang Luka Berat dan 23 Luka Ringan0
_Black11.png)









