- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
- Pasutri Diringkus Sat Resnarkoba Polres Kep Meranti, Diduga Jadi Pengedar Ekstasi
- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
Pemkab Saksikan MoU Pengelolaan Gas di Jakarta

Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto menyaksikan penandatangan memorandum of understanding antara PT Bumi Kampar Sarana Energi dengan PT Bayu Buana Gemilang di Head Office PT BBG, Jakarta.
JAKARTA (VOKALONLINE.COM)-Pemanfaatan potensi gas bumi di Kabupaten Kampar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat semakin menunjukkan titik terang.
Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto menyaksikan penandatangan memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman antara PT Bumi Kampar Sarana Energi (BKSE) dengan PT Bayu Buana Gemilang (BBG) yang dilaksanakan di Head Office PT BBG, Jakarta, Selasa (22/6/2021).
Turut hadir pada kegiatan ini Komisaris Utama PT BBG Muchdi Pr, Direktur Utama PT BBG Andi Rahman, Direktur PT BKSE H Rinto Pramono, tim dari BBG Harry Tousa, Asisten Ekonomi Pembangunan Setdakab Kampar H Suhermi, Plt. Kadis Kominfo dan Persandian Kampar Yuricho Efril, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Kampar Irwan Ar, Kabag Adpem Setdakab Kampar Kholis Febri dan Kasubbag SDA Setdakab Kampar Ade Artato.
Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto dalam kesempatan ini berharap dengan telah ditandatanganinya MoU ini akan segera dilanjutkan dengan perjanjian kerjasama. "Alhamdulillah, Kabupaten Kampar punya sumber daya alam yang sangat baik. Hendaknya ini akan memberikan dampak bagi daerah dan kesejahteraan masyarakat," cakap Catur kepada wartawan usai penandatanganan MoU.
Seperti diketahui, PT BKSE merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Kampar.
Bupati mengatakan, dirinya bersyukur dengan adanya MoU ini. Ia berharap yang telah disepakati ini bisa berjalan sebagaimana mestinya, sehingga membuat BUMD menjadi lebih baik lagi dan tentunya akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat.
Ia menambahkan, seperempat wilayah perkebunan sawit berada di Kabupaten Kampar memiliki luas perkebunan 522 hektare ditambah lagi dengan 3 blok sumur gas dan hampir seratus sumur minyak. "Artinya Kampar berada di atas minyak, di bawah minyak," beber mantan anggota DPRD Kampar tersebut.
Sementara itu, Komisaris Utama PT. BBG Muchdi Pr mengatakan, BBG merupakan perusahaan gas swasta pertama Indonesia yang pada awalnya membeli gas dari Pertamina, namun setelah itu BBG mulai bekerjasama dengan BUMD kabupaten untuk memperoleh gas.
"Semoga apa yang kita rencanakan bisa direalisasikan dan bisa bermanfaat bagi masyarakat dan kita berharap mudah-mudahan MoU ini bukan mou yang pertama, kita berharap ada mou-mou selanjutnya yang akan menyusul yang nantinya akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat," harap Muchdi
Sementara itu Direktur PT BKSE H Rinto Pramono kepada Harian Vokal melalui ponselnya, Selasa (22/6/2021) malam menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Kampar khusunya Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto dan pejabat dari Pemkab yang hadir.
"Bupati hadiri MoU, ini suatu dukungan moril bagi kami, semangat luar biasa. Terima kasih kepada kawan-kawan dari Pemda. Kadis Kominfo, Kabag Humas dan Protokoler, Kabag Pembangunan, Kabag SDA. Ini luar biasa, pertemuan berjalan hangat. Sampai ngomongnya dua jam. Seremonialnya hanya setengah jam," beber Rinto.
Pria yang juga Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Kampar ini menambahkan, Kampar punya potensi gas alam atau gas bumi yakni di Blok Bentu, Kecamatan Siak Hulu. Potensi ini diharapkan dapat dimanfaatkan, dikelola untuk kepentingan jaringan gas rumah tangga (Jargas) dan kebutuhan industri.
"Inilah potensi selama ini yang kita miliki, sekarang tinggal potensi di marketing dan penjualannya," kata Rinto.
Berkaitan MoU dengan PT BBG Rinto menyampaikan, BBG adalah perusahaan swasta nasional yang melaksanakan distribusi dan niaga gas bumi disamping PGN yang merupakan milik negara.
"Karena ini gas bumi, untuk bisnisnya kita butuhkan mitra. Alhamdulillah kita jumpai mitra yang memiliki pengalaman dibidang distribusi dan niaga gas alam yaitu PT Bayu Buana Gemilang di Jakarta. Perusahaan ini sudah berdiri sejak bulan Mei 2003," beber Rinto.
"Kita harap dengan MoU sama sepakat untuk memanfaatkan potensi gas alam untuk dikelola demi kemakmuran rakyat," pungkas Rinto. (ADV/hir)
Berita Terkait :
- Pansus III akan Inventarisir Persoalan Perusahaan Daerah0
- DPRD Kampar Bentuk Tiga Pansus0
- Program Desa Cinta Statistik di Kepenghuluan Mukti Jaya0
- Sanimar Afrizal Ajak Jajaran PKK Rohil Gencarkan Cegah Stunting0
- 10 Tahun Kegemilangan Firdaus-Ayat Bangun Ibu Kota Provinsi Riau0
_Black11.png)









