- Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Tekankan Pentingnya Sinergi di ASWAKADA 2026
- Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
- Pertandingan Tinju Menambah Semarak Hari Jadi Kota Dumai ke 27
- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
- Dumai Expo 2026: Promosi Daerah Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata
- Walikota Pimpin Upacara HUT Kota Dumai ke-27, Soroti Program Unggulan
Penampilan Teater Selembayung di Paripurna DPRD di HUT ke-66 Provinsi Riau, Hanya Miskomunikasi
Pemprov Riau: Tidak Ada Insiden Pengusiran

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Pemerintah Provinsi (Pemrov) Riau melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau, turut menyayangkan kejadian yang dinarasikan sebagian pihak sebagai "Pengusiran" terhadap para pemain Teater Selembayung yang sedang performance.
"Kami meyakini hal ini terjadi kemungkinan besar karena miskomunikasi di lapangan atau tempat acara. Atas ketidaknyamanan tersebut, kami atas nama Pemrov Riau menyampaikan permintaan maaf yang sedalam-dalamnya," kata Kadiskominfotik Pemprov Riau Erisman Yahya, MH kepada wartawan Kamis (10/8/2023) di Pekanbaru.
Juru bicara Pemrov Riau itu menegaskan, bahwa kejadian dalam sidang paripurna HUT Riau ke 66 tersebut, sama sekali tidak ada hubungan dengan Bapak Gubernur Riau Syamsuar. "Pak Gubri sama sekali tidak mengetahui insiden tersebut. Bahkan beliau baru tahu insiden tersebut melalui pemberitaan di Media," ujar Erisman.
Oleh karena itu, semua pihak dimohonkan tidak mengait-ngaitkan kejadian tersebut dengan Bapak Gubernur Riau. Apalagi menuding Bapak Gubernur Riau tidak komit dengan budaya melayu. Jelas-jelas hal itu sangat mengada-ada dan sangat tidak berdasar.
"Kami berharap insiden tersebut dapat diselesaikan secara baik-baik. Bisa juga dimintakan langsung konfirmasi yang lebih benar dan jelas dari pihak DPRD Riau, tempat paripurna digelar. Tanpa harus diasumsikan kemana² dan menjadi isu liar yang tidak bermanfaat bagi masyarakat banyak," ucapnya.
Berbagai peristiwa yang tidak ada kaitannya dengan bapak Gubernur, apalagi ditahun politik akan dikaitkan dengan bapak Gubernur meski tidak berdasar tuduhan tuduhan tersebut.
"Karena kita sudah mulai memasuki tahun-tahun politik, maka sebaiknya mari sama-sama kita jaga kondusifitas di negeri melayu Provinsi Riau. Agar provinsi Riau tetap aman dan nyaman bagi semua pihak," harapnya. **fit
Berita Terkait :
- Satu-satunya di Riau, Kabupaten Inhu Raih BKN Award tahun 20230
- Bupati Rezita Terima Dua Penghargaan Dihari Jadi Provinsi Riau0
- HUT Provinsi Riau ke-66, Bupati Rohil Bacakan Teks Pidato Gubri0
- Congkel Pintu Ruko, Curi Honda, Voucher Ponsel Dan Uang, Akhirnya Diciduk Polsek Kubu 0
- Kegiatan Kopi Peduli Sopir Satlantas Polres Inhu Dapat Respon Positif0
_Black11.png)









