Petugas Tangkap Kapal Sewaan Perusahaan Pengeruk Pasir Pulau Rupat

Publisher Vol/fit Hukum
14 Feb 2022, 16:54:26 WIB
Petugas Tangkap Kapal Sewaan Perusahaan Pengeruk Pasir Pulau Rupat

Dumai, VokalOnline.Com - Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) menangkap kapal KNB-6 di perairan Rupat, Kabupaten Bengkalis. Kapal itu berencana memuat tambang hasil pengerukan pasir PT Logo Mas Utama di Pulau Rupat.

Kapal dinakhodai Iwan Syahputra Panjaitan itu sudah dibawa ke petugas ke Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kota Dumai. Sementara tindak pidana dan perizinan PT Logo Mas Utama akan diusut oleh penyidik pegawai negeri sipil PSDKP. 

Direktur PSDKP Adin Nurawaluddin menjelaskan, kapal KNB-6 ditangkap pada 13 Februari 2022 oleh Kapal Hiu 01. Hal ini berdasarkan koordinasi dengan Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (PRL) pada 12 Februari 2022.

"Nakhoda mengakui ada kerjasama dengan  PT Logo Mas," kata Adin di Pelabuhan Tempat Pelelangan Ikan Kota Dumai, Senin siang, 14 Februari 2022.

Kapal KNB-6 baru saja datang ke Riau. Kapal ini sebelumnya mengangkut pasir sebuah perusahaan di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, sehingga belum sempat mengangkut pasir laut dari Rupat.

"Kapal juga tidak ada izin mengangkut pasir laut sehingga akan diserahkan ke KSOP," jelas Adin.

Pengerukan pasir laut di Pulau Rupat berlangsung sejak tahun lalu. Ini membuat masyarakat sekitar resah karena merusak lingkungan, terumbu karang, biota dan mempengaruhi pendapatan nelayan. 

"Ada pengaduan perusakan di wilayah pesisir Padang Lamun, menyebabkan abrasi," jelas Adin. 

Masyarakat melaporkan pengerukan pasir laut ini ke Polda Riau dan KKP. Pengaduan ini ditanggapi Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut lalu dilaporkan ke Dirjen PSDKP. 

Terkait kerusakan yang ditimbulkan oleh pengerukan pasir laut ini, pihak berwenang sudah menghentikan operasional PT Logo Mas Utama.

Adin menjelaskan, di kapal itu juga ditemukan seorang pensiunan TNI Angkatan Laut. Tidak diketahui tujuan keberadaannya di kapala itu, apakah sebagai pengamanan. 

"Yang jelas ini tidak ada kaitannya dengan institusi karena sudah pensiunan, bisa jadi mereka ini karyawan PT Logo Mas," tegas Adin.

Pantauan di lapangan, kapal KNB-6 membawa sejumlah anak buah kapal. Kapal ini sebelumnya bersandar di sebuah pelabuhan di Riau tapi belum sampai ke Pulau Rupat. 

"Tahunya kami cuma disewa, tidak tahu ada izinnya," kata nahkoda kapal, Iwan. 

Iwan juga pasrah kapal KNB-6 dibawa petugas ke KSOP.**Vol/Jn

Berita Terkait :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment