- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
Ratusan Pengendara Motor Terjaring Razia Di Jembatan Siak IV

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Ratusan motor beserta pengendaranya terjaring patroli preventive strike oleh personel gabungan Polresta Pekanbaru dan seluruh Polsek jajaran, Minggu sekitar pukul 00.00 WIB.
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Angga Wahyu mengatakan selain mengamankan ratusan pemotor, petugas juga mengamankan beberapa remaja yang kedapatan membawa senjata tajam.
"Personel gabungan Satreskrim, Satlantas, Satsamapta, Satintel Polresta Pekanbaru dan Polsek jajaran melaksanakan patroli preventive strike di Jembatan Siak IV dan mendapati adanya remaja yang nongkrong di atas jembatan. Sebelum patroli in,i telah kami imbau, namun ternyata masih ditemukan yang nongkrong di jembatan," terangnya.
Disebutkannya, kendaraan yang terjaring dibawa ke Mapolresta Pekanbaru dan dicek kelengkapan surat-suratnya sebab dikhawatirkan adanya keterkaitan dengan kasus pencurian kendaraan bermotor.
Lanjut Angga, petugas telah memasang rambu-rambu tanda dilarang berhenti dengan tujuan menjaga kenyamanan pengendara lainnya.
"Kita lihat di sini ada rambu dilarang berhenti. Artinya ini bukan tempat untuk berhenti kendaraan. Kalau dibiarkan bisa mengakibatkan kecelakaan. Selain itu dapat pula mengganggu kenyamanan dan keamanan pengendara lain yang melintas, atau mengantisipasi terjadinya hal-hal negatif di atas jembatan," tutupnya.
Setelah petugas menggeledah dan menyita kunci motor, seluruh pengendara diarahkan untuk menggiring kendaraannya ke Polresta Pekanbaru dengan dikawal ketat oleh petugas.
Sesampainya di Polresta Pekanbaru, seluruh pemilik motor didata oleh petugas. Apabila dinyatakan lengkap dengan surat-suratnya, kendaraan diserahkan ke pemiliknya untuk diperbolehkan pulang. **Fira
Berita Terkait :
- Setelah Absen 2 Tahun, Warga Pekanbaru Kembali Pijak Aspal CFD0
- Jadikan Kegiatan Subuh Berkah Sebagai Sarana Koordinasi OPD dan Masyarakat0
- Dheni Kurnia Tegaskan JMSI Riau Menangkan Syafriadi Di Konferprov PWI 20220
- Sempena HUT SPS ke-76, Gubri Syamsuar Bersama Wartawan Gelar Vespa Riding0
- DPC PPWI Kuantan singingi sumbangi keluarga korban kecelakaan lalu lintas diDesa Tanjung Pauh0
_Black11.png)









