Breaking News
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
Riau Perlahan Mulai Bebas dari Covid-19, Ini Buktinya

Pemberian vaksin kepada seorang warga di Pekanbaru. IST
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Virus Corona sepertinya mulai pergi dari Riau. Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 di Riau hingga Senin siang (15/11/2021), tidak ada kasus baru di Bumi Lancang Kuning.
Ini pertama kalinya Covid-19 di Riau tidak ada penambahan sejak virus yang pertama kali ditemukan di China ini menjadi pandemi. Selain itu, juga tidak ada penambahan pasien meninggal dunia karena Virus Corona.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir mengajak masyarakat tetap mempertahankan ini. Cara ampuhnya masih dengan protokol kesehatan sehingga tidak ada kasus baru lagi.
"Kita patut bersyukur karena ini hasil yang baik, masyarakat tetap memakai masker dan rajin mencuci tangan serta menjaga jarak," kata Mimi.
Kabar baik penanganan Covid-19 di Riau juga dilihat dari bertambahnya pasien sembuh di rumah sakit. Ada sembilan orang terbebas dari virus corona sehingga boleh berkumpul lagi dengan keluarga.
Dengan penambahan ini, persentase pasien yang sembuh berada di angka 96,7 persen. Sementara persentase kasus kematian akibat Covid-19 di Riau mencapai 3 persen.
"Paling tinggi angka persentase kesembuhan nanti 97,8 persen karena angka kematian mencapai 3 persen," sebut Mimi.
Waspadai Varian Baru
Di sisi lain, melandainya kasus Covid-19 di Riau juga dilihat dari meningkatnya pengambilan sampel atau spesimen yang banyak.
"Mencapai 2.845 spesimen, ini menandakan kasus di Riau sudah melandai," kata Mimi.
Mimi menyatakan, melandainya kasus Covid-19 di Riau bukan berarti masyarakat boleh melepaskan masker saat beraktivitas di luar rumah. Pasalnya saat ini ada varian baru dariuar negeri yang harus diwaspadai masuk ke Riau.
Negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura sudah masuk varian baru Delta plus atau AY.42. Varian ini masuk dari negara Eropa sehingga perlu diwaspadai karena Riau sangat dekat dengan Singapura dan Malaysia.
"Di Malaysia dan Singapura sudah terdapat varian baru Delta plus, ini dibawa oleh mahasiswa Malaysia yang pulang dari London, sudah ada kasus varian baru," kata Mimi.
"Begitu juga yang di Singapura juga masuk AY.42 juga mahasiswa yang pulang dari Inggris, jangan sampai di daerah kita masuk varian baru ini," tegas Mimi.***
Berita Terkait :
- Bupati dan Ketua DPRD Diminta Tunda MoU KUA PPAS APBD Kampar0
- Ingat!!! Hingga 28 November Nanti Polisi Gelar Operasi Zebra Lalu Lintas0
- Bank BJB Raih Leadership AA dalam ESG Disclosure Awards0
- BBKSDA Riau Selamatkan Tapir Tanpa Mata Kanan dari Kebun Warga0
- Karyawan PT Tasma Puja Antusias Ikut Vaksinasi0
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments
_Black11.png)









