- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
- Pasutri Diringkus Sat Resnarkoba Polres Kep Meranti, Diduga Jadi Pengedar Ekstasi
- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
Rusia Tembak 6 Rudal ke Kota Ukraina Dekat Wilayah NATO

Rusia dilaporkan menembakkan total enam rudal ke arah Lviv, salah satu kota yang dianggap paling aman di Ukraina di tengah invasi. (AFP/Sergey Bobok).
Jakarta, VokalOnline.Com - Rusia dilaporkan menembakkan total enam rudal ke arah Lviv, kota Ukraina yang berbatasan langsung dengan Polandia, negara anggota NATO.
Angkatan bersenjata Ukraina melaporkan, keenam rudal itu ditembakkan dari jet tempur yang melintasi Laut Hitam pada Jumat (18/3) pagi. Dari keenam rudal itu, dua di antaranya berhasil dicegat. dilansir dari cnn indonesia.
Salah satu rudal itu menghantam area di dekat bandara di Lviv. Wali Kota Lviv, Andriy Sadovyi, mengatakan bahwa rudal itu menerjang salah satu situs perbaikan pesawat di dekat bandara. Laporan ini datang tak lama setelah sejumlah ledakan dilaporkan terdengar di dekat bandara Lviv sekitar pukul 6.30 waktu setempat. Saat itu, asap juga terlihat mengepul dari arah bandara.
Beberapa hari belakangan, Rusia mulai meluncurkan serangan di Lviv. Saat awal invasi, kota ini dianggap paling aman karena berada di kawasan barat Ukraina, sementara Rusia mulai menyerang dari arah timur. Banyak warga berbondong-bondong ke Lviv untuk menghindari pertempuran antara pasukan Rusia dan Ukraina. Sebagian dari mereka juga menyeberang ke Polandia yang berbatasan langsung dengan Lviv.
Karena Lviv dianggap aman, sejumlah negara juga memutuskan untuk memindahkan operasional kedutaan besar mereka ke kota tersebut. Namun kini, Rusia juga mulai membombardir Lviv. Situasi pun kian genting, terutama jika mengingat Lviv berbatasan dengan Polandia, negara yang merupakan anggota NATO.
Selama ini, NATO menghindari konfrontasi langsung dengan Rusia karena khawatir konflik akan melebar. Sejumlah pengamat menganggap perang dunia ketiga tak bisa terhindari jika NATO kontak senjata langsung dengan Rusia.**vol/jn
Berita Terkait :
- KPU Balikpapan Tolak Hadiri Rapat Tunda Pemilu 2024 Anak Buah Mahfud0
- Kemenko Polhukam Inisiasi Rapat Isu Penundaan Pemilu di Balikpapan0
- Positif Covid Harian Bertambah 9.528 Kasus, Kematian Nyaris 2000
- CEO Jouska Aakar Abyasa Ditahan di Rutan Bareskim0
- Megawati Tak Puas Jokowi Sebut Stunting Turun: Harus Tidak Ada, Titik0
_Black11.png)









