- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
Seorang Nenek di Pekanbaru Jual Emas Bernilai Rp30 Juta Tanpa Sadar
Diduga Terkena Gendam

Rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang nenek menjual emas karena di bawah pengaruh gendam.
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Seorang nenek di Pekanbaru kehilangan emas bernilai Rp30 juta kurang lebih dalam sekejap. Hal itu terjadi di toko emas Pasar Selasa, kawasan Panam, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, Riau.
Nenek yang tak diketahui identitasnya itu dengan polos menjual kalung dan gelang emasnya. Korban ternyata tidak sadar karena di bawah pengaruh gendam atau terhipnotis.
Pemilik toko emas, Dodi, baru sadar korban terkena gendam setelah cucu dari korban datang ke tokonya. Sang cucu menyebut neneknya baru kehilangan emas setelah dijual tanpa sadar.
"Kemudian saya cek CCTV, ternyata nenek tadi menjadi korban hipnotis," kata Dodi, Jum'at siang, 14 Januari 2022.
Dodi menjelaskan, kejadian nenek menjual emas tanpa sadar ini terjadi pada Kamis siang, 13 Januari 2021. Nenek tadi memang sudah menjadi langganan sehingga tidak curiga.
Sewaktu menjual emas tadi, nenek tersebut ditemani seorang perempuan berhijab dan berkacamata. Perempuan tadi tidak banyak ngomong dan hanya mengarahkan nenek untuk menjual emasnya.
"Datang berdua, satu pelaku dan satu korban, sama pelaku saya tidak kenal," kata Dodi.
Setelah menjual emas tadi, nenek dan perempuan yang menemaninya langsung pergi. Sementara uang hasil penjualan emas dipegang oleh pelaku.
"Jadi, cucu yang datang tadi menyebut neneknya tidak kenal dengan orang yang menemani menjual emas itu," jelas Dodi.
Menurut Dodi, nenek dan pelaku tadi datang menggunakan mobil. Setelah itu, keduanya juga pergi dengan mobil yang sudah menunggu di pinggir jalan.
"Nilai emas yang dijual sekitar Rp30 juta," ucap Dodi.
Tidak diketahui apakah korban sudah membuat laporan ke polisi. Pemilik toko emas siap membantu polisi jika melakukan penyelidikan karena penjualan emas itu terekam CCTV. (syu)
Berita Terkait :
- Menunggu Sidang Perusahaan Penjahat Lingkungan dari Kabupaten Siak0
- Para Tersangka Mega Korupsi Jalan di Bengkalis Segera Diadili0
- Polda Riau Nyatakan Tidak Ada Kriminalisasi Ketua Kopsa-M0
- SETARA Institute Nyatakan Polres Kampar Kriminalisasi Petani Kopsa-M0
- Polda Riau Cari Waktu Tepat Limpahkan Dosen Unri Cabul ke Jaksa0
_Black11.png)









