- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
- Pasutri Diringkus Sat Resnarkoba Polres Kep Meranti, Diduga Jadi Pengedar Ekstasi
- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
Siapa Mohd Suhaimi, yang Bikin KO Mahathir di Pemilu Malaysia?

VokalOnline.Com-- Mohd Suhaimi Abdullah menjadi sorotan usai menang dalam pemilihan umum parlemen Malaysia, mengalahkan eks Perdana Menteri Mahathir Mohamad dengan telak.
Ia berhasil membuat KO Mahathir dalam memperebutkan kursi parlemen Langkawi. Dengan demikian, langkah Mahathir untuk menjadi PM lagi pupus sudah.
Suhaimi memperoleh 13.518 dari 25.463 suara, sedangkan Mahathir hanya 4.556 suara.
Kekalahan ini dianggap menjadi pukulan keras bagi eks PM yang tak terkalahkan sejak terjun ke dunia politik Malaysia pada 53 tahun silam.
Suhaimi pun tak menyangka bisa mengalahkan sang legenda dalam perpolitikan Malaysia itu.
"Bagaimana bisa saya melawan Mahathir seorang legenda, yang bukan saja dihormati di Malaysia, tetapi di seluruh dunia? Jadi, saya betul-betul tak menyangka," kata dia, seperti dikutip media lokal Malaysia, Utusan.
Terlepas dari itu, siapa sebetulnya Mohd Suhaimi Abdullah?
Suhaimi merupakan ketua Partai Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu) cabang Kedah. Ia mewakili koalisi Perikatan Nasional (PN) dalam pemilihan parlemen di Langkawi.
Bersatu merupakan partai bentukan Mahathir sebelum ia keluar di tengah gonjang-ganjing politik beberapa tahun lalu.
Sebelum terjun di pemilu kali ini, Suhaimi sudah tak asing di pemerintahan Malaysia. Ia sempat menjadi senator di Majelis Nasional Malaysia mewakili Kedah pada 2017.
Kemudian pada 2020, ia kembali terpilih untuk menduduki kursi yang sama.
Pada 2020 lalu, ia juga berhasil meraih kursi Ketua Tetap dalam pemilihan pemimpin partai Bersatu, demikian diberitakan Sinar Harian.
Selain itu, ia pernah menjabat sebagai ketua Banda Pengurus Bersatu cabang Kedah menggantikan Mukhriz Mahathir.
Ketika itu, Mukhriz diberhentikan dari keanggotaan karena mendukung oposisi di Dewan Rakyat Malaysia.**Syafira
Berita Terkait :
- KTT APEC Rusuh, Polisi Thailand Tembak Peluru Karet Bubarkan Demo0
- PM Jepang Marah Rudal Korut Jatuh di Perairannya0
- Xi Marah ke Trudeau, China Sebut Relasi Bilateral di Tangan Kanada0
- Zelensky usai Salahkan Rusia soal Rudal: Saya Tak Tahu 100 Persen0
- 5 Kontroversi Penceramah Turki Harun Yahya hingga Dibui 8.658 Tahun0
_Black11.png)









