- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
Temukan penambang Emas Ilegal Rakit (PETI)di Desa Tanah Begali,Yang tak pernah di Sentuh Hukum

Kuansing, VokalOnline.Com - Aktifitas penambangan Emas tanpa izin (PETI) Kembali terpantau oleh beberapa awak Media di Desa Tanah Bekali kecamatan Pangean kabupaten Kuantan Singingi Kamis (7/7 2022) siang.
Berawal dari informasi yang diterima dari masyarakat yang tidak ingin disebutkan namanya, maka beberapa media bersepakat untuk mencari kebenaran dari informasi yang di peroleh tersebut, dengan mendatangkan secara langsung dimana lokasi adanya Aktifitas ilegal penambangan Emas tanpa Izin tersebut, yang berbatasan dengan kuburan warga.
Dari Narasumber juga menyebutkan kepada media bahwa adanya deretan panjang rakit Dompeng sebayak 35 Buah yang sedang bekerja saat ini. Setelah sampai dilokasi terlihat memang benar adanya puluhan rakit yang berjejer panjang, dalam posisi yang sedang beraktifitas tanpa ada rasa ketakutan terhadap Aparat hukum sementara, untuk mengetahui jumlah Yang pastinya, awak media tidak dapat memastikan dari jumlah keseluruhannya karena tertutup dari semak belukar dan beberapa kebun Pisang masyarakat.
Setelah beberapa lama di amati dan di perhatikan, para pelaku tetap bekerja tanpa ada was-was, dan tidak menghiraukan atas kehadiran media di tengah mereka yang sedang beraktifitas dengan rasa tidak bersalah Meraka terus bekerja.
Kemudian dalam waktu tidak beberapa lama, sekitar lebih kurang satu jam, tidak ada reaksi dari pelaku PETI, Kemudi, salah satu dari media langsung menghubungi Kapolsek Pangean AKP Sony Jaselman Ritonga dengan mengunakan telpon selulernya juga melaporkan dan mempertanyakan perihal kegiatan Ilegal Penambangan Emas tanpa izin tersebut.
Kapolsek Pangean AKP Sony Jaselman Rotonga menyebutkan bahwa, ia tidak mengetahui, dan tidak ada laporan sampai kepadanya terkait ada kegiatan penambangan emas di wilayah kerjanya yaitu Desa Tanah Bekali sampai saat ini.
"Terima kasih kepada teman-teman media yang sudah menginformasikan kesaya adanya kegiatan PETI di wilayah saya, saat ini saya sedang diluar kantor, besok saya beserta anggota segera dan secepatnya untuk turun menertibkan dan memusnahkan Dompeng tersebut janji Sony.**(Rls/ Rusman)
Berita Terkait :
- Tim Subdit II Polda Riau Berhasil Tangkap Arif Budiman, Dua Kali Mangkir Dari Panggilan 0
- Pirlek UNRI 2022, Indarti Target Saya UNRI World Class University 0
- Hoaks! Indra Kenz Bebas0
- Polisi Tahan Putra Kiai Jombang Tersangka Pencabulan0
- 120 Orang Dari Luar Riau Daftar Camping Seni Subayang Festival0
_Black11.png)









