- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
Tersisa 35, Pengungsi Rohingya Asal Aceh Di Pekanbaru Diduga Kabur Ke Malaysia

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pekanbaru menyatakan, dalam kurun waktu beberapa bulan sejak dipindahkan, sudah 79 orang pengungsi Rohingya asal Aceh melarikan diri dari tempat penampungan di Pekanbaru sehingga kini menyisakan 35 orang.
"Mereka melarikan diri bertahap tidak sekaligus," kata Kepala Badan Kesbangpol Kota Pekanbaru Zulfahmi Adrian di Pekanbaru, Ahad.
Dikatakan Zulfahmi, dari total 119 pengungsi yang dipindahkan dari Aceh pada Mei lalu ke Pekanbaru, kini menyisakan 35 orang saja dipenampungan.
Upaya pencarian terhadap puluhan pengungsi asal Rohingya yang kabur dari tempat penampungan masih dilakukan Badan Kesbangpol Pekanbaru bersama pihak terkait. Hingga saat ini belum ada kepastian keberadaan para pencari suaka ini.
Ia mengatakan, mereka bekerjasama International Organization of Migration (IOM) dan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) guna melacak keberadaan puluhan pengungsi Rohingya ini.
"Kita terus melakukan pencarian, kita harus tahu pasti kemana mereka ini pergi, apakah masih di Indonesia atau sudah berada di negara tetangga," ujar zulfahmi.
Pihaknya telah cukup mengantisipasi para pengungsi dari Rohingya ini. Sebab ada petugas mengawasi Kamtibmas di antara para pengungsi dan masyarakat sekitar.
"Kondisi Kamtibmas di antara mereka sendiri berjalan dengan baik artinya tak ada perkelahian yang jadi pemicu kaburnya puluhan pengungsi," katanya.
Menurutnya, ada dugaan pada pengungsi Rohingya ini melarikan diri ke Malaysia karena banyak kerabat mereka di sana.
Ia mengaku sudah mendapatkan data bagi mereka yang kabur. Kesbangpol juga mengharapkan kerjasama IOM dan UNHCR bisa memastikan keberadaan pengungsi yang kabur.
"Sudah ada yang di Malaysia, tapi pihak IOM dan UNHCR Indonesia belum memberikan informasi itu. Karena mereka lah yang bisa berkomunikasi dengan IOM dan UNHCR Malaysia," tukasnya. **Fira
Berita Terkait :
- Pemprov Riau Resmi Lepas 31 Capra IPDN Asal Riau Tahun 20220
- Terpilih Aklamasi, Yusrizal Koto Pimpin Suku Koto Sedunia Wilayah Riau Periode 2022-20270
- Hina Wartawan Terkait Berita Tender Proyek, PWRI Desak Suhardiman Amby Minta Maaf0
- Didukung Cipayung Plus, Faisal Islami Pimpin KNPI Pekanbaru0
- 533 Warga Riau Sudah Daftar BBM Subsidi Di MyPertamina0
_Black11.png)









