- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
Twitter Kembangkan Fitur Articles untuk Ngetweet Lebih Panjang

Twitter/.int
Jakarta (Vokalonline.com) - Pengguna Twitter saat ini kesulitan mencuit panjang lebar karena jumlah karakter yang dibatasi. Tapi sepertinya Twitter sedang mengembangkan fitur baru yang memungkinkan pengguna ngetweet dengan lebih panjang.
Fitur baru ini bernama Twitter Articles dan ditemukan oleh peneliti aplikasi Jane Manchun Wong. Belum banyak informasi yang diketahui soal fitur ini, tapi dari namanya sepertinya Twitter Articles memungkinkan pengguna mengunggah cuitan yang panjangnya lebih dari 280 karakter.
Dari screenshot yang dibagikan oleh Wong, tampaknya Twitter Articles akan memiliki tab atau bagiannya sendiri, seperti tab Spaces atau Explore di aplikasi Twitter. Apakah fitur ini akan memiliki batas karakter atau kata juga masih belum diketahui, seperti dikutip dari XDA Developers, Sabtu (5/2/2022), Dilansir dari Detik.com
Seperti diketahui, Twitter memperpanjang batas karakter cuitan dari 140 menjadi 280 pada tahun 2017. Namun jumlah ini masih terlalu kecil sehingga pengguna yang ingin mengunggah cuitan panjang harus membuat thread atau utas.
Fitur Twitter Articles ini tentu akan memudahkan pengguna yang sering membuat utas panjang karena mereka bisa menyatukan semua cuitannya dalam satu halaman. Tapi ada juga beberapa pengguna yang mengatakan fitur ini akan mengurangi engagement di Twitter karena utas cuitan biasanya mendapatkan banyak reaksi dari pengguna yang sama.
Saat ini fitur tersebut masih dalam tahap pengembangan. Belum diketahui apakah fitur ini akan digulirkan untuk semua pengguna atau terbatas untuk pelanggan Twitter Blue.
Dalam keterangan resminya kepada Cnet, juru bicara Twitter mengatakan pihaknya terus mencari cara baru untuk membantu pengguna memulai dan terlibat dalam percakapan. Perusahaan berlogo burung ini akan membagikan lebih banyak informasi terkait Twitter Articles dalam waktu dekat.**Vol/Ivn
Berita Terkait :
- Ini dia Medsos India untuk Saingi Twitter, Namanya Aplikasi Koo0
- Rohil Mulai Pakai Aplikasi Bersama Selamatkan Riau0
- Rilis produk baru, OPPO Reno6 Bawa Kamera AI Canggih dan Siap Manjakan Para Gamer0
- Rilis Di Indonesia Inilah Harga Smartwatch Garmin Enduro0
- Xiomi Akan Rilis Perangkat Tablet0
_Black11.png)









