- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
Untuk Pemilu 2024, Partai Golkar Mulai Kuasai Suara Seluruh SMA Sederajat di Inhu
Hermansyah: Itu Politik Kotor

Sejumlah siswa terlibat mengacungkan jari yang melambangkan nomor empat sambil memegang imsyakiah memuat foto Yulisman.
Inhu, VokalOnline.Com - Setelah antek antek Yulisman dikabarkan berhasil mengusulkan penukaran kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat yang ada di Kabupaten Indragiri hulu (Inhu)-Riau, kali ini politik Yulisman kembali merambah ke pemilih pemula, para peserta didik SMA sederajat dipaksa mensosialisasikan partai Golkar di sekolahnya yang diduga didalangi oleh kepala sekolah untuk memenangkan Partai Golkar di Pemilu 2024.
Seperti yang terjadi di SMK Negeri Lubuk Batujaya Kabupaten Inhu, ribuan brosur partai Golkar yang dikemas dalam bentuk imsyakiah Ramdhan 1444 hijriah tahun 2023 dengan memuat foto besar Yulisman dengan jabatan ketua DPRD Riau, serta memuat logo partai Golkar dan logo DPRD Riau serta pada bagian bawah bertulisan "Golkar Menang Pileg, Pilpres dan Pilkada".
Selain itu juga, pada pojok kiri imsyakiah yang disebarkan di SMA sederajat di Inhu tersebut, memuat foto kecil Syamsuar dengan jabatan ketua umum partai Golkar Riau dan foto Airlangga Hartanto memuat jabatan ketua umum DPP partai Golkar.
Berbagai persoalan muncul atas aksi sosialisasi partai Golkar di SMA sederajat ini di Inhu, penyebaran brosur imsyakiah politik yang memuat pejabat politik di SMA sederajat, dinilai mencuri star sosialisasi dan kampanye partai politik di Kabupaten Inhu.
Seperti yang disampaikan ketua umum DPD Partai umat Kabupaten Inhu, Hermansyah SE, sosialisasi menggunakan alat peraga kampanye partai Golkar masuk ke SMA sederajat di Kabupaten Inhu. "Politik partai Golkar di Inhu sudah merusak dunia pendidikan, selain melakukan obok obok kepala sekolah, politik partai Golkar di Inhu merusak secara masif karakter siswa," ujar Hermansyah.
Hermansyah menilai, sudah tidak zamanyan lagi politik kotor seperti yang dilakukan partai Golkar di era moderen ini, dilakukan di Kabupaten Inhu, dimana terlihat jelas kalau kepala sekolah dilibatkan politik praktis. "Dengan sistim kekuasaan dan cara menakut nakutin kepala sekolah, seluruh SMA sederajat di Inhu mensosialisasikan partai Golkar," ujar Hermansyah.
Terkait beredarnya kabar tentang dunia pendidikan khususnya SMA sederajat di Kabupaten Inhu, dilibatkannya kepala sekolah berpolitik secara praktis diduga dilakukan oleh antek antek Yulisman, maka Bawaslu diharapkan bisa melihatkan taringnya, dimana Bawaslu sebagai lembaga yang berwenang melakukan pengawasan terhadap proses dan tahapan pemilu.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SMK Negeri Lubuk Batujaya Eva Devianti belum berhasil dihubungi terkait adanya kabar kalau, seluruh peserta didik SMK Negeri Lubuk Batujaya dilibatkan sebagai alat politik untuk menyebarkan imsyakiah Ramdhan milik partai Golkar. **Ram
Berita Terkait :
- Lakukan Perlawanan, Yurizal Ajukan PMH Terhadap Partai Berkarya0
- Digantikan Ardhi Farhan, Berkarya Berhentikan Yurizal Dari Keanggotaan Partai0
- Dikabarkan Nyaleg Lewat Nasdem, Polisi Polres Inhu Dibanjiri Dukungan0
- Menejer UP3 PT PLN Rengat: Wartawan dan Masyarakat Inhu Ramah Ramah0
- Mitsubishi Perkenalkan Mobil Masa Depan di Pekanbaru0
_Black11.png)









