- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
Usai Ribut Dengan Kekasihnya Di Malam Idul Adha, Sasa Ditemukan Tewas Di Kos Tembilahan

Tembilahan, VokalOnline.Com - Sasa (25) seorang perempuan warga Desa Danau Rambai Kecamatan Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), ditemukan tewas membusuk di kamar kos Jalan Soebrantas Gang Pantai Ceria, Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir.
Kapolsek Tembilahan Ipda Raudo Perdana membenarkan peristiwa tersebut. Jasad Sasa pertama kali ditemukan oleh Nanda Saputra (31) yang merupakan pemilik kos.
“Benar ada penemuan mayat. Korban berjenis kelamin perempuan bernama Sasa warga Kecamatan Batang Gansal Kabupaten Inhu,” sebut Ipda Raudo Perdana, Rabu.
Ipda Raudo mengungkapkan, penemuan mayat Sasa bermula dari kecurigaan tetangga sekitar yang mencium bau tidak sedap dari dalam kamar kos yang ditempati korban.
Kemudian pada Rabu (13/7) sekira pukul 12.30 WIB, Nanda Saputra (31) membuka kamar menggunakan kunci pintu cadangan. Setelah berhasil dibuka Sasa ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa dan seluruh badan telah membusuk.
Ipda Raudo mengatakan, penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan.
“Penyebab kematian belum diketahui, kami masih menunggu hasil visum dari RSUD Tembilahan,” ucapnya.
Diperkirakan mayat tersebut sudah empat hari karena berdasarkan keterangan yang diperoleh, warga sempat melihat korban pada Sabtu (9/7) Juli 2022 pagi lalu di sekitaran kos.
Sebelumnya kata Raudo, saksi Rijal Candra yang merupakan kekasih korban, mengaku sempat terjadi pertengkaran antara Sasa dan dirinya. Rijal mengaku terakhir kali bertemu dengan Sasa pada malam takbiran Idul Adha untuk pergi makan malam.
“Saat di perjalanan terjadi pertengkaran antara Rijal dengan korban, karena korban meminta untuk putus hubungan namun Rijal menolak,” terang Ipda Raudo.
Selanjutnya, korban mengatakan ingin pulang kampung ke Desa Danau Rambai, Kecamatan Batang Gangsal, sembari menghapus semua kontak nomor handphone dan akun media sosial milik Rijal kelasihnya.
“Setelah kejadian tersebut Rijal mengaku tidak pernah lagi bertemu ataupun memperoleh kabar mengenai korban,” tutur Raudo.
Saat ini jenazah telah dibawa di RSUD Puri Husada Tembilahan dan menunggu penjemputan oleh pihak keluarga serta dilakukan Vissum Et Revertum oleh pihak medis untuk mengetahui penyebab kematian korban. **Fira
Berita Terkait :
- Kejati Riau Gelar Seminar Rumah Restorative Justice0
- Petugas Bandara Pekanbaru Gagalkan Penyelundupan Sabu Dalam Sepatu0
- Kejanggalan Perkara Hukum Yang Menimpa Jurnalis Yusuf Harahap Makin Terkuak0
- Plt Bupati Kuansing Janji Bongkar Penikmat Hasil 500 Haktar Kebun Pemda selama 15 tahun0
- PN Bangkinang Meriah Akreditasi, Piagam Penghargaan dan Juara II Nasional0
_Black11.png)









