- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
- Dumai Expo 2026: Promosi Daerah Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata
- Walikota Pimpin Upacara HUT Kota Dumai ke-27, Soroti Program Unggulan
- Pesan Menteri Nusron untuk Jajaran di Riau: Pemimpin Harus Memudahkan Pelayanan bagi Masyarakat
- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
Zelensky Minta Bantuan Militer Netanyahu: Ancaman Kita Sama

VokalOnline.Com-- Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, kini meminta bantuan militer ke Perdana Menteri Israel terpilih, Benjamin Netanyahu, untuk melawan Rusia.
Pernyataan itu dilontarkan saat Zelensky menyampaikan ucapan selamat atas terpilih kembali Netanyahu sebagai PM Israel.
Netanyahu dipastikan kembali merebut kursi PM usai mengalahkan calon petahana Yair Lapid dalam pemilihan umum Israel yang kelima dalam empat tahun terakhir.
Zelensky kemudian menyambut antusias terpilihnya pentolan partai sayap-kanan Israel tersebut.
"Saya pikir jelas sekali bagi semua orang bahwa apa yang ditekankan Ukraina dan apa yang jadi penekanan pertahanan Israel," tutur Zelensky dalam pidatonya seperti dikutip dari Newsweek.
"Saya percaya bahwa kita bisa secara signifikan memperkuat posisi kita, terutama karena ancaman yang kita hadapi saling terkait," katanya lagi.
Zelensky pernah meminta bantuan senjata dari Israel, salah saunya adalah sistem rudal 'iron dome' anti-rudal dari Israel.
Bantuan itu untuk menghancurkan rudal-rudal jarak menengah dan artileri yang ditembakkan Rusia ke wilayah Ukraina di pemukiman padat. Namun, pemerintahan Israel di bawah Yair Lapid pada waktu itu menolak permintaan Ukraina.
Israel sendiri tetap memberikan dukungan kepada Ukraina dan mengecam Rusia meski tak memberikan dukungan bantuan militer.
Sementara itu, Iran yang merupakan sekutu Rusia disebut-sebut memberikan bantuan drone canggih Shahed 136 kepada Moskow untuk menyerang Ukraina.
Netanyahu pernah menyatakan kepada USA Today masih harus mempertimbangkan dengan matang soal wacana bantuan militer kepada Ukraina jika ia kembali terpilih menjadi PM Israel.
Ia menekankan Israel akan berusaha mengambil jalan sebagai mediator agar konflik antara Rusia dan Ukraina berakhir.**Syafira
Berita Terkait :
- 4 Pangeran Saudi yang Dipenjara di Era Pemerintahan MbS0
- Rusia Ancam Israel jika Pasok Senjata ke Ukraina0
- Korut Bantah Pasok Senjata ke Rusia: AS Ingin Musuhi Kami0
- Bukan Elon Musk, Simak Sosok yang Minta Maaf usai PHK di Twitter0
- Asteroid Pembunuh Planet Ditemukan usai Lama Disembunyikan Matahari0
_Black11.png)









