- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
Bukti PT RAPP Ikut Jaga Keberlangsungan Gajah di Riau
>Kelahiran Anak Gajah di Estate Ukui

Anak gajah yang lahir di Estate Ukui sedang menyusu kepada induknya.
PEKANBARU, VokalOnline.Com -Dunia konservasi bersuka cita dengan bertambahnya populasi gajah di Provinsi Riau. Seekor anak gajah lahir di kawasan konservasi Estate Ukui binaan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di Kabupaten Pelalawan.
Menurut Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Genman S Hasibuan, gajah melahirkan itu berlangsung pada Kamis pagi, 6 April 2023. Bayi gajah lahir dari induk yang bernama Carmen.
"Carmen merupakan gajah binaan, bayi yang dilahirkan berkelamin jantan dengan berat badan 90,9 kilogram dan lahir dalam kondisi normal," kata Genman, Jum'at siang, 7 April 2023.
Induk gajah Carmen saat ini berumur 14 tahun dan lahir di lokasi yang sama pada 5 Januari 2009. Carmen lahir dari induk gajah Meri.
Genman bersama tim medis sudah ke lokasi untuk memeriksa kesehatan induk dan bayi gajah baru lahir tersebut.
"Kondisi induk dan bayi sehat," ucap Genman.
Genman mengapresiasi pengelola kawasan konservasi yang telah merawat titipan gajah sumatera dengan baik. Hal ini terbukti dengan adanya kelahiran beberapa gajah sejak penitipan.
Hingga saat ini di Gajah Estate Ukui PT RAPP sudah ada 3 ekor gajah bertambah sehingga total gajah di lokasi ada 7 ekor. Jumlah itu terdiri 4 betina dengan nama Mery, Carmen, Ika dan Mira.
"Kemudian 3 jantan dengan nama Raja Arman, Ade dan gajah yang baru lahir," jelas Genman.
Penempatan gajah di Konservasi Gajah Estate Ukui dimulai sejak tahun 1994. Saat itu ada 4 ekor gajah yang terdiri dari 3 betina dan 1 jantan.
"Semoga kelahiran ini akan memberi semangat baru dalam pelestarian gajah dimasa mendatang," imbuh Genman.
Sementara itu, Indra Gunawan selaku Conservation Head PT RAPP menyampaikan bahwa akan terus mendukung Balai Besar KSDA Riau dalam Konservasi Gajah di Provinsi Riau.***
Berita Terkait :
- Muhammad Adil Minta Maaf0
- Mengejar Takwa0
- Tersangka Korupsi Gugat Kejati0
- Viral Dokter Muda Ngamuk Di RS Medan, Ternyata Masih Koas0
- Duduk Perkara Polisi Jaga Ketat Rumah Bos Kapal Api saat Buruh Demo0
_Black11.png)









