- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
Bus Rombongan Peziarah Terguling di Sleman, 1 Orang Tewas

Ilustrasi.
Yogyakarta, VokalOnline.Com - Satu unit bus yang ditumpangi rombongan peziarah asal Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah terguling di Ring Road Barat, Kaliabu, Ambarketawang, Gamping, Sleman, Yogyakarta, Rabu (18/5)dilansir dari cnn indonesia.
Satu penumpang berinisial M (48) dilaporkan tewas dalam kejadian ini.
Kasat Lantas Polres Sleman AKP Anang Tri Nuvian mengatakan bus bernomor polisi AA 1549 GT itu disewa oleh rombongan takziah asal Salam untuk tujuan Bantul, DIY.
"Bis carteran melayat dari Salam Magelang melayat dari Bantul, balik (ke arah utara). Sampai di TKP terjadi oleng," kata Anang menjelaskan kronologi kejadian.
Saat oleng, kata Anang, bus bergesekan dengan Mitsubishi Strada yang melintas di jalur yang sama.
"Busnya terguling," kata dia.
Akibat peristiwa ini, satu penumpang meninggal dunia. Sementara korban luka dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Gamping.
"Penumpang kita baru mau hitung, kelihatannya juga lumayan banyak. Sementara meninggal dunia 1, perempuan," urainya.
Menurut Anang, pihaknya kini masih melangsungkan olah tempat kejadian perkara (TKP). Termasuk, memeriksa kelengkapan dokumen kendaraan dan kondisi terakhir bus sebelum kecelakaan.
"Untuk sopir sementara kita amankan di Polsek Gamping untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Kondisi bus nanti kita lihat setelah olah TKP karena kita tidak tahu surat-suratnya, KIR-nya mati atau tidak kita akan cek kembali nanti. Baru kita hitung olah TKP kecepatannya," kata Anang.
Terpisah, Direktur Pelayanan dan Penunjang Medis RS PKU Muhammadiyah Gamping, Dr Masykur menyebut selain 1 korban meninggal, ada 26 penumpang lain yang mengalami luka-luka.
"Di sini ada 26 korban (meliputi), 8 luka berat, 1 luka sedang dan 17 luka ringan. Kemungkinan nanti yang akan dirawat (inap) di PKU Gamping sebanyak 9 orang," kata Masykur.
Mereka yang menjalani rawat inap adalah korban dengan kategori luka sedang dan berat. Sedangkan 17 penumpang kategori luka ringan hanya menjalani rawat jalan.
"(Luka berat) rata-rata memang cedera kepala kemudian patah tulang. Anak-anak ada, tapi luka ringan," sebut dia. Masykur melanjutkan, untuk korban meninggal identitasnya perempuan berinisial M (48), warga Salam, Kabupaten Magelang.
"Untuk korban meninggal langsung dibawa ke RSUP Dr Sardjito," ujarnya.**vol/jn
Berita Terkait :
- Golkar Bantah Pembentukan Koalisi PAN-PPP Terkait Isu Kudeta Airlangga0
- BLT Minyak Goreng Disalurkan ke Pasar Cibinong dan Pasar Gunung Batu0
- Lin Che Wei Tersangka Baru Kasus Exspor CPO Ditahan Kejagung0
- Tokoh Masyarakat Riau Ini Pertanyakan Keabsahan Penabalan Sultan Siak XIII0
- LAMR Tersayat Akibat Pendeportasian UAS Dari Singapura0
_Black11.png)









