- Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika di Hotel Grand Tembilahan, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Indragiri Hilir Gelar Apel Gabungan Peringati Hari Buruh sedunia 2026
- Sindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
- Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Tekankan Pentingnya Sinergi di ASWAKADA 2026
- Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
- Pertandingan Tinju Menambah Semarak Hari Jadi Kota Dumai ke 27
- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
Dampak Positif Vaksinasi Corona pada Ibu Hamil

Ilustrasi. Vaksinisasi covid-19 ternyata memiliki dampak positif untuk ibu hamil (foto: Kompas.com)
Vokalonline.com- Dilansir dari CNN Indonesia -- Vaksinasi pada ibu hamil ditemukan dapat memberikan perlindungan terhadap bayi yang ada di dalam kandungan dari ancaman infeksi virus corona penyebab Covid-19.
Simpulan tersebut ditemukan dalam studi terbaru dari Israel. Studi menemukan, pasca-vaksinasi, antibodi ditemukan pada semua ibu hamil yang mendapatkan vaksin dan bayi yang baru lahir. Vaksin pada bayi didapatkan melalui transfer plasenta.
"Temuan kami menyoroti bahwa vaksinasi memberikan perlindungan pada ibu sekaligus bayi dari infeksi SARS-CoV-2," tulis penelitian tersebut, melansir Reuters. Penelitian mengikutsertakan sebanyak 20 ibu hamil yang mendapatkan suntikan vaksin Pfizer/BioNTech.
Kendati demikian, simpulan tersebut masih merupakan penemuan awal yang belum melewati proses peer-review. Saat ini, hasil studi dari Hadassah University Medical Center Yerusalem ini baru dapat diakses melalui situs medRxiv.
Selain itu, jumlah sampel yang sedikit juga membuat penelitian ini perlu dibuktikan lebih lanjut. Studi yang lebih besar perlu dilakukan untuk mengukur efektivitas vaksinasi pada ibu hamil. Saat ini, para peneliti akan memantau berapa lama antibodi dapat bertahan pada tubuh bayi.
Pfizer/BioNTech sempat mengatakan bahwa mereka telah memulai studi internasional terhadap 4.000 relawan untuk mengevaluasi keamanan dan efektivitas vaksin Covid-19 pada ibu hamil yang sehat.
Uji coba juga akan menilai apakah ibu hamil yang mendapatkan vaksin mampu mentransfer antibodinya ke tubuh bayi dalam janin melalui plasenta. Studi terpisah di Amerika Serikat beberapa waktu lalu juga menemukan bahwa vaksinasi pada ibu hamil memberikan perlindungan pada ibu dan bayu melalui transfer plasenta.
(asr)
Berita Terkait :
- Serunya Wisata Tidur di Sawah 0
- Pengurus Ditangkap, LSM George Soros Protes Junta Myanmar0
- BIN Australia Memutuskan Setop Gunakan Ekstremisme Islam0
- Gadis Myanmar Tertembak Aparat Saat Sedang Berbelanja0
- Pria Bersenjata Ditangkap Dekat Rumah Wapres AS0
_Black11.png)









