- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
Hibah MCC Tetap Lanjut, Gubernur Riau Usul Proyek Baru

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Provinsi Riau Emri Juli Harnis menegaskan bahwa proyek program hibah Compact-2 Millennium Challenge Corporation (MCC) yang akan dilaksanakan di Riau tetap berlanjut.
"Tidak batal, malam ini saja kami masih rapat membahasnya dengan pihak MCC," ujar Emri, Selasa (24/5/2022).
Emri menjelaskan sedari awal Pemerintah Provinsi Riau sangat serius memperjuangkan pembangunan infrastruktur melalui program hibah MCC.
"Prosesnya sudah berjalan sesuai prosedur, sejak awal kita fokus untuk mendapatkan hibah tersebut. Bahkan Bapak Gubernur mengikuti secara langsung beberapa pertemuan," ujar Emri.
Apapun nanti proyek yg akan didanai oleh MCC melalui dana hibah, itu sudah melalui kajian yang mendalam oleh pihak MCC. Posisi Pemprov Riau hanya mengusulkan.
"Sangat tidak pas disampaikan bahwa Pemprov Riau dalam hal ini Gubernur tidak serius atau tidak memberikan pelayanan yg baik," tegas Emri.
Untuk diketahui, hibah MCC ini yang memperjuangkan sejak awal adalah Pemprov Riau melalui berkali-kali rapat dengan Bappenas hingga akhirnya Bappenas memilih Riau sebagai salah satu provinsi yang layak mendapat hibah MCC.
"Jadi sangat aneh kalau dikatakan tidak serius," tegas Emri.
Terkait usulan proyek jalan lingkar tenayan Raya Tim MCC menyimpulkan, sangat sulit bagi MCC untuk berinvestasi pada proyek yang sudah di mulai, proyek tidak memenuhi aspek lingkungan dan akan menyebabkan kerusakan lingkungan, belum memenuhi kriteria proyek percontohan, sangat tidak mungkin untuk menarik pembiayaan dari sektor swasta, adanya kekhawatiran terhadap proses konsolidasi tanah dan adanya kekhawatiran terhadap permintaan akan jalan yang terlalu tergesa-gesa pada kawasan industri tenayan.
"Pihak MCC telah meminta kita menyampaikan usulan baru," ujar Emri.
Dijelaskannya, Pemerintah telah mengusulkan proyek baru yakni peningkatan jalan teluk meranti - sebekek guntung Inhil sepanjang 95,96 km, peningkatan Jalan Lingkar Pulau Rupat sepanjang 34,91 km, Pembangunan Dermaga dua Tanjung Kapal, Pembangunan Dermaga Dua Dumai, Peningkatan Jalan Bagan Siapi-api teluk piyai (Kubu) sepanjang 20,2 km, Pembangunan Jalan Lipat Kain - Lubuk Agung - Batu Sasak sepanjang 63,93 km dan Pembangunan Jalan Mahato - Manggala sepanjang 16,30 km.
"Usulan baru ini sudah kita sampaikan melalui surat Gubernur Riau tertanggal 17 Mei 2022," jelas Emri. **Vol
Berita Terkait :
- Ungkap Mafia Tanah, LBHI Batas Indragiri Berikan Apresiasi ke Polsek Keritang 0
- Pemprov Riau Raih Opini WTP dari BPK 10 Kali Berturut-turut0
- Zulmansyah Deklarasi Maju Lagi Ketua PWI Riau0
- Putra Riau AlMakmur Nugraha Raih Juara Umum Panahan dan Berkuda di Turki0
- Kapolres Kuansing Ikut merespon positif dibukanya kembali izin ekspor CPO oleh Presiden Joko Widodo0
_Black11.png)









