- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
- FORKI Riau Kirim 5 Karateka ke Kejurnas Bandung, TC Penuh Dimulai di GOR Rumbai
- JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
- Hendry Munief: Lampung Tak Lagi Sekadar Gerbang, Kini Menuju Pusat Ekonomi
- Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
Jelang Rilis Data Inflasi AS Rupiah Menguat ke Rp15.655 per Dolar AS

Jakarta,VokalOnline.Com - Nilai tukar rupiah berada di level Rp15.655 per dolar AS pada Rabu (9/11) pagi. Mata uang Garuda menguat 42 poin atau 0,27 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau berada di zona hijau. Baht Thailand menguat 0,39 persen, peso Filipina menguat 0,15 persen, won Korea Selatan menguat 0,88 persen, yuan China melemah 0,27 persen, dan ringgit Malaysia melemah 0,01 persen,
Dolar Singapura melemah 0,08 persen, yen Jepang menguat 0,06 persen, dan dolar Hong Kong menguat 0,01 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini.
Sedangkan, mata uang utama negara maju kompak berada di zona merah. Tercatat euro Eropa melemah 0,09 persen, poundsterling Inggris melemah 0,10 persen, dan franc Swiss melemah 0,09 persen. Lalu, dolar Australia melemah 0,26 persen, dan dolar Kanada melemah 0,10 persen.
Analis DCFX Lukman Leong memperkirakan rupiah bakal lanjut menguat pada perdagangan hari ini ditopang oleh pelemahan dolar AS jelang rilis data inflasinya.
"Data inflasi yang akan dirilis besok diperkirakan akan menunjukkan penurunan pada inflasi (AS)," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com.
Sedangkan, dari sisi domestik penguatan rupiah ditopang oleh data penjualan ritel yang diperkirakan akan tumbuh solid di 4 persen.
Hari ini, Lukman memperkirakan rupiah bakal bergerak di rentang Rp15.600 per dolar AS - Rp15.725 per dolar AS.**syafira
Berita Terkait :
- Balap RI Ekonomi Malaysia Diproyeksi Capai 11,7 Persen Kuartal III0
- Harta Elon Musk Merosot Rp84 T Usai Jual Saham Tesla dan Beli Twitter0
- Dalih Cegah PHK Pengusaha Desak Menaker Buat Aturan No Work No Pay0
- Mengintip Lagi Daerah dengan Besaran UMP 2022 Tertinggi dan Terendah0
- Percepat Kredit Cair OJK Rilis Aplikasi Informasi Debitur iDebKu0
_Black11.png)









