- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
Kapolsek Kuantan Hilir Bantu Korban Serangan Beruang

Kuansing, VokalOnline.Com - Kapolsek Kuantan Hilir AKP H Yuhelmi bersama Ketua Bhayangkari Ranting Kuantan Hilir Nyonya Titin Yuhelmi diikuti anggotanya, menjenguk sekaligus memberi bantuan kepada korban penyerangan binatang buas (Beruang) di Desa Teratak Baru, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Selasa (28/06/2022) sekira pukul 09.30 WIB.
Sebagaimana diberitakan pada hari Minggu, 12 Juni 2022, pagi korban yang bernama Abdul Muthalib, diterkam oleh binatang buas yaitu beruang ketika sedang menyadap karet di kebun miliknya.
Akibatnya, petani karet berusia 44 tahun itu mengalami luka cakaran dan patah tulang lengan sebelah kiri. Korban sempat dirawat di Puskesmas terdekat yang sekarang masih terbaring di rumahnya dalam pemulihan.
Kapolres Kuansing AKBP Rendra Okta Dinata SIK melalui Kapolsek Kuantan Hilir AKP H Yuhelmi mengatakan, pemberian bantuan kepada Abdul Muthalib karena pihaknya ikut prihatin atas peristiwa tersebut.
Selama ini korban dirawat di rumahnya sudah mulai membaik, sedangkan tim BBKSDA Riau, Kepala Desa dan Bhabinkamtibmas Teratak Baru sudah mengecek ke lokasi kejadian.
Hasilnya diketahui lokasi kejadian berada berbatasan dengan konsesi kebun akasia yang merupakan habitat satwa liar di sekitar Taman Nasional Teso Nilo (TNTN).
"Informasi dari warga dalam beberapa tahun terakhir melihat lima ekor beruang, sudah beberapa korban, bahkan satu korbankeluar matanya akibat serangan beruang," ujar Kapolsek.
Pemberian bantuan ini disaksikan Pj Kades Teratak baru Yanto Lubis, Sekdes Edi hariadi, anggota BPD Hardeni, diikuti beberapa anggota Polsek Kuantan Hilir.
Bantuan yang diserahkan kepada korban berupa sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, gula, susu, indomie, teh, kecap dan uang santunan.
"Kami menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati saat bekerja di kebun serta usahakan jangan sendirian," tutup Kapolsek. (neneng)
Berita Terkait :
- Kejari Kuansing Berikan Pendampingan Hukum ke Pemkab0
- Abrasi Mengancam, Ketua DPRD Kuansing Tinjau Sungai Batang Pangean0
- Tokoh-tokoh Pangean Dampingi Ketua DPRD Kuansing Buka Turnamen Badminton0
- Pesta Mandat di Konferensi PWI Riau 20220
- Kapolres Kuansing Pimpin Langsung Pelaksanaan Razia Penertiban Penambangan Emas Tanpa Izin ( PETI ) 0
_Black11.png)









