Kluster Perkantoran, Kasus Covid-19 Meledak di Mandau

Publisher Vol/Syu Kesehatan
24 Nov 2021, 17:06:25 WIB
Kluster Perkantoran, Kasus Covid-19 Meledak di Mandau

Petugas medis yang menjemput pasien Covid-19 untuk dibawa ke rumah sakit. IST


PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Kasus konfirmasi harian Covid-19 di Riau naik tajam pada Selasa, 23 Oktober 2021. Ada 35 penambahan dalam satu hari, di mana sebagian besarnya terdapat di Kabupaten Bengkalis.

Informasi dirangkum, lonjakan Covid-19 di Riau ini karena kluster perkantoran di Kecamatan Mandau, Bengkalis. Sejauh ini terdapat 37 pegawai di kantor tersebut terpapar virus corona.

Pemerintah Provinsi Riau telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis terkait kluster perkantoran ini. Bahkan Kepala Polda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi langsung turun mengecek penanganannya.

Agung telah menyambangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mandau tempat pasien dirawat. Agung ingin pasien yang tidak bergejala, gejala ringan, gejala sedang dan gejala berat mendapat perawatan maksimal.

Kabid Humas Polda Riau Komisaris Besar Sunarto menyebut, Kapolda ingin tempat isolasi terpadu dan isolasi di rumah sakit benar-benar siap. Selanjutnya melakukan tracing kepada kontak erat pasien.

"Tim tenaga kesehatan dan Polres Bengkalis diminta melakukan tracing menyeluruh terkait adanya kluster perkantoran ini," kata Sunarto, Rabu siang, 24 November 2021.

Laporan dari Polres Bengkalis Ajun Komisaris Besar Hendra Gunawan, tambah Sunarto, tracing belum dilakukan menyeluruh. Tim masih bekerja melacak kontak erat dari kluster tersebut.

Sunarto menyatakan Kapolda Riau memerintahkan Polres untuk membawa sebagian pasien ke pusat isolasi terpadu Asrama Haji Riau di Pekanbaru. Agung tak ingin ada warga dari kluster perkantoran ini masih di rumah ataupun kos-kosan.

"Kapolda meminta semuanya harus dievakuasi, pastikan keberadaannya," ucap Sunarto.

Kapolda Riau menyarankan Polres dan Pemkab Bengkalis membentuk tim evakuasi. Tim ini terdiri dari 15 orang medis dan 30 orang personel polisi.

"Tim ini diminta oleh Kapolda untuk menjemput seluruh pasien yang terkonfirmasi positif dari klaster perkantoran tersebut," jelas Sunarto. (syu)

Berita Terkait :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment