- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
- FORKI Riau Kirim 5 Karateka ke Kejurnas Bandung, TC Penuh Dimulai di GOR Rumbai
- JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
- Hendry Munief: Lampung Tak Lagi Sekadar Gerbang, Kini Menuju Pusat Ekonomi
- Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
Korban Tewas Tragedi Halloween Itaewon Jadi 156, Banyak Usia 20 Tahun

VokalOnline.com -- Korban tewas dalam tragedi festival Halloween di distrik Itaewon, Korea Selatan, bertambah menjadi 156 orang per Selasa (1/11).
Dari jumlah ini, sebanyak 101 merupakan perempuan dan mayoritas berusia 20 tahun.
Pusat dan Penanggulangan Bencana Korsel melaporkan terdapat satu korban tambahan dari tragedi Itaewon. Dia adalah perempuan berusia 20 tahun.
Badan itu juga menyatakan perempuan tersebut meninggal saat dalam perawatan karena mengalami luka serius pada Selasa pagi, demikian dikutip Korea Times.
Di hari sebelumnya, pihak berwenang Korsel mengonfirmasi satu orang lagi meninggal imbas Tragedi Itaewon. Ia adalah perempuan berusia 24 tahun.
Petugas melaporkan kematian perempuan itu pada Senin pukul 21.00 waktu setempat, demikian dikutip Yonhap.
Menurut data yang dihimpun pemerintah Korsel, sejauh ini tercatat 29 orang mengalami luka serius dan dalam perawatan, sementara 122 orang lain mengalami luka ringan.
Korea Selatan tengah berduka usai tragedi Halloween di Itaewon pada Sabtu lalu. Dalam insiden ini, 155 orang tewas dan ratusan lainnya mengalami luka-luka.
Kejadian itu bermula saat semakin banyak orang memadati jalan yang menanjak. Kemudian ada orang yang jatuh dan menimpa massa di bawah.
Orang-orang kemudian panik dan para pengunjung saling injak.
Petugas kemudian berusaha keras menarik beberapa orang keluar dari kerumunan. Namun, puluhan orang sudah terkapar dan mengalami henti jantung.
Menanggapi insiden itu, Presiden Korsel Yoon Suk Yeol memerintahkan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebabnya. Ia juga mendeklarasikan masa berkabung selama sepekan.
Selain itu, Yoon menetapkan distrik Yongsan, tempat Itaewon berada, sebagai zona bencana khusus.**Syafira
Berita Terkait :
- Biden Naik Pitam Zelensky Minta AS Terus Pasok Senjata via Telepon0
- WNI Ditolak Masuk Australia Gegara Bawa Kiloan Rendang dan Bebek0
- Rupiah Menguat ke Rp15.563 usai Imbal Hasil Obligasi AS Turun0
- Quartararo Siap Jadi Orang Gila di MotoGP Valencia 0
- AS Ketar-ketir Putin Bersiap Uji Coba Rudal Nuklir Rusia0
_Black11.png)









