- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
Kriminal kemarin, Bocah Gagalkan Jambret Hingga Kasus Bungkus Night

Jakarta, VokalOnline.Com - Seorang bocah laki-laki berinisial PA (12) yang merupakan warga Gang Haji Kiming, Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur, berhasil menggagalkan aksi penjambretan telepon seluler (handphone) miliknya.
Ibu PA, Teti Kusmiyati (50) mengatakan, kejadian itu berawal saat anaknya sedang bermain telepon di Gang Haji Kiming, pada Rabu (22/6) pukul 13.04 WIB. Kemudian datang pelaku yang merupakan sejoli merebut telepon PA.
"Anak saya lagi main telepon sama temannya. Tiba-tiba dideketi sama pelaku itu, dia mengambil handphone pakai tangan kiri," kata Teti di Jakarta, Kamis.
Teti menambahkan, pelaku memanfaatkan kondisi jalan lingkungan yang sedang sepi untuk melancarkan aksinya tersebut.
Saat pelaku tancap gas untuk memacu sepeda motornya, PA berhasil mengejar dan menarik bagian baju pelaku perempuan yang dibonceng meski tubuhnya sempat terseret.
Perlawanan PA tersebut membuat pelaku kehilangan kendali sepeda motornya hingga akhirnya menabrak tembok rumah warga. Pelaku beserta sepeda motornya lalu terperosok ke saluran air berdiameter sekitar 50 sentimeter.
"Pas kejadian itu saya lagi di rumah. Tiba-tiba dengar bunyi gubrak kencang. Saya kira ada orang berantem. Saya keluar rumah, lihat motor sudah masuk ke dalam comberan," ujar Teti.
Pelaku sempat mengelak tidak menjambret dengan dalih tidak ada barang bukti telepon PA yang dijambret. Namun aksi pelaku sempat terekam kamera pengawas (CCTV).
Kasus ini pun akhirnya berakhir secara damai setelah korban tidak melanjutkan membuat laporan ke pihak Kepolisian yang telah datang ke lokasi kejadian.
"Saya minta damai saja, anak saya juga enggak luka, enggak kenapa-kenapa. Kita anggap 'clear' saja. Handphone juga kembali, enggak rusak," tutur Teti. **Fira
Berita Terkait :
- Ibu Dan Anak Kandung Anies Positif Terkena COVID-190
- Virus Polio Terdeteksi Dalam Inspeksi Limbah Di Inggris0
- SIM Keliling Buka Pukul 08.00-14.00 WIB Di lima Lokasi Pada Rabu0
- Ikuti Kejuaraan Dunia di Italia, Rafa Temui Gubri Syamsuar0
- Korban Binomo Ancam Demo Jika Indra Kenz Tak Segera Disidang0
_Black11.png)









