- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
Madrasah Transgender Pertama di Pakistan

madrasah-untuk-transgender/kompastv
Vokalonline.com - Dilansir dari CNN Indonesia -- Cita-cita Rani Khan untuk membangun sebuah tempat yang bisa menampung komunitas sesama transgender di Pakistan akhirnya terealisasi juga. Dengan tabungannya, ia membangun sekolah Islam atau madrasah khusus transgender.Berbalut hijab putih, Rani Khan mengajar murid-muridnya pelajaran Al Quran setiap hari di madrasahnya tersebut."Kebanyakan keluarga di sini tidak menerima orang transgender. Mereka mengusir orang-orang (LGBT) dari rumah mereka. Kaum transgender menjadi perbuatan yang salah di sini," kata perempuan 34 tahun kepada .Madrasah ini memang dianggap sebagai tonggak penting komunitas Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di Pakistan yang merupakan negara dengan mayoritas penduduk Muslim fundamental.
Berita Terkait :
- Kim Jong-un Tetap Bangun 10 Ribu Apartemen di Tengah Krisis0
- Korut Kembali Luncurkan Rudal Balistik ke Timur Semenanjung Korea0
- Presiden Macron Tuding Turki0
- Pelaku Penembakan di Colorado0
- AS Kembali Menjatuhkan Sanksi ke Pejabat Myanmar0
_Black11.png)









