- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
Maliki Berikan Klarifikasi Tentang Tudingan Uang 1 Miliar,Minra Nopa dan Alex, Jangan Pelintirkan

Rohil, VokalOnline.Com - Muhammad Maliki yabg namanta terseret dalam pemberitaan dugaan nermainan uang penanganan kasus di lingkungan Polres Rokan Hilir (Rohil) seperti yang ditulis sebuah pemberitaan menyedot perhatian publik di Rohil.
Tisak itu saja,bahkan menteret nama AKBP Andrian Pramudianto, Kapolres Rohil turut bereaksi, dinana namanya juga dicatut.
Kapokres Rihul tegas menepis pemberitaan tersebut tendendius dan marah saat mengetahui namanya ikut diseret.
“ Tegaskan siapapun yang melanggar hukum,juga main-main kasus kita sikat, tegas saya tidak mau institusi Polri tercoreng, kita konsisten menegakan hukum sesuai Undang-Undang ,” ujarnya Kapolres Rohil ini.
Ardian meminta pihak-pihak yang membawa-bawa namanya, untuk menyelesaikan kasus ini dan bertanggungjawab menjelaskannya gamblang dan terang-benderang ke masyarakat.
“ Saya tidak pernah menerima, mengintruksikan apapun soal kasus yang berproses untuk memperoleh keuntungan," Tegas AKBP Andrian tentang dugaan aliran uang sebesar 1 miliar, dalam pusaran penanganan sebuah kasus di Polres Rokan Hilir, dari seseorang bernama Alex Sander.
Yanh disebutkan dalam pemberitaan yang turut menyeret nama Muhammad Maliki sebagai menjembatani kasus tersebut.
Muhammad Maliki,Senin (19/12/2022) memberikan klarifikasinya agar tudingan tersebut menjadi jelas dan terang sehingga tuduhan miring itu tidak menjadi informasi liar di masyarakat.
Menurut Maliki,awalnya dari datangnya seorang temannya satu organsisai Kepemudaan di Pekanbaru, bersama seseorang bernama Bripka Alex Sander dan istrinya Nopa Wiliana di saat ia berada di Pekanbaru.
Karena tamu, kedatangan Bhabinkamtibmas Panipahan itu disambut baik dan ramah olehnya.
Dalam silaturahmi itu, diutarakanya mereka minta bantu mengurusi Alex Sander untuk mencari keadilan atas persoalan yang ia hadapi di Polres Rokan Hilir.
Kala itu saya sempat bertanya kenapa datang jepadanya tapi dihawab sahg ramu Makiki dekat dengan Kapolres Rohil.
Maliki awalnya sudah keberatan merespon permintaan suami ustri ini namun terus di datangi bahkan sampai ke Pekanbaru dimaba saat itu ia sedang membawa istrinya kontrol kehamilan.
Menurut Makiki,setelah merangkum infornasi dan semua persoalan yang dihadapi Alex Sander, dan saat kembali ke Rokan Hilir, ia pun berdiskusi dengan dengan pihak Polres terkait masalah yang dimaksud, hasilnya, kasus Alek,berat dan memang tidak bisa dibantu.
“ Sifatnya, kan saya membantu mencoba menjembatani,karena mereka bermohon-mohon ke saya minta tolong,tapi memang hasilnya tak bisa dibantu dan hal itu sudah saya sampaikan ke yang bersangkutan,” Terang Maliki.
Karena persoalan tersebut berat ia pun tak berniat lagi meneruskan lalu menutup pintu untuk berusaha membantunya.
Tapi, lagi-lagi Bripka Alex Sander melalui isterinya tetap memohon agar bisa membantunya, " Saat itu Nopa (isteri Bripka Alex Sander) berdalih tolong kasihani perempuannya konon sangat dekat dengan ayahnya dan sangat bangga lihat ayahnya memakai seragam polisi membuat Alex harus pura-pura berdinas di depan anaknya,” Ucap Maliki mengulangi ucapan Nopa keoadanya saat meminta bantuan.
Terharu dengan cerita Nopa ,hatinya tersentuh, karena merasakan bagaimana menjadi seorang ayah.
Miliki pun berupaya mencari jalan lain agar Bripka Alex Sander bisa kembali berdinas.
Maliki juga dititipkan sejumlah uang, sebagai upaya membantunya menyelesaikan persoalan tersebut.
“Tapi apa mau di kata, saya orang biasa, sehingga hasilnya tidak sesuai keinginan,sesyai prediksi awal sata” Tegasnya.
Waktu berlalu,Bripka Alex Sander sendiri di kirimin surat sidang etik Polri 2 kali, 21 November dan 24 November 2022.
Dusidang kode etik internal Akek dijatuhi sanksi PDTH (Pemberhentian Dengan Tidak Hormat) dari Kepolisian artinya upaya hukum Alex Sander gagal, walaupun menang gugatan di Pengadilan.
Nah sejak itu butir kekecewaan itu diluapkan ke publik oleh pihak Alex SanderMaliki pun merasa tidak enakan atas gagalnya upaya yang ia lakukan.
Sementara mereka punya harapan besar kepadanya. Bahkan Maliki menyampaikan akan mengembalikan uang yang sempat dititipkan tersebut.
Nopa (isteri Bripka Alex Sander) masih tetap berharap adanya pertolongan dari Maliki,konon dlihnya masih ada upaya hukum lain yang bisa di tempuh melalui PTUN terkait hasil PTDH yang sudah diputuskan.
“ Mulailah kami ancang-ancang untuk mencari pengacara,dari beberapa nama yang kami telusuri, jatuhlah pilihan kepada advokad Dedy Silitonga, SH, karena advokat ini pernah memenangkan kasus serupa saat PTUN,” Ucap Maliki.
Sejak itu Nopa terus mengajaknya bertemu advokad Dedy Silitonga,karena kesibukan sedang praktek sebagai dokter internship,Maliki tidak bisa menerima ajakan ini.
“ Dan entah bagaimana ceritanya PH-nya tersebut berpindah kepada Adv Aga Khan, SH, MH (adik dari salah satu petinggi polri) dan keputusannya tidak jadi PTUN melainkan banding.
Sejak mengenal adv Aga Khan, mereka mulai menyerang saya, dan menuntut uang segera di kembalikan dengan nada mendesak.
Tapi saat itu juga saya bermohon untuk waktu kepada istrinya via telepon dan istrinya menyetujui penfembalian yabg titipan tersebut.
Tetapi ceritanya kesepakatan itu dilanggar malah menyerang melalui media, " Saya binggung kenapa mereka tiba-tiba menyerang seperti ini ke saya,padahal saya membantu mereka ikhlas, bahkan membatu mereka saat mereka ingin menjual mobil Yarisnya kepada rekan-rekan showroom yang saya kenal,” Ingat Maliki.
Maliki melanjutkan,ia tetap menghubungi Nopa dengan baik dan menyemangati agar sabar dengan kasus yang sedang di jalani.
Lalu eberapa hari sebelumnya, Nopa sempat mengabarkan kalau suaminya, Bripka Alex Sander sudah bisa berdinas kembali. “Tentu saya mengucapkan selamat dan tahniah atas capaian tersebut,” Jatanya.
Namun terkait uang yang dititipkan Nopa kepadanya, akan dikembalikan seluruhnya,namun disampaikan pengembaliannya secara bertahap dan nopa pun menyetujui istri Alek tersebut.
“ Sekarang sudah saya kembalikan hampir semuanya dengan bukti transfer yang sudah saya kirim juga ke Kak Nopa walupun kesepakatan awalnya uang operasional tidak perlu dibalikan karena di anggap itu bagian dari resiko dalam kepengurusan ini,” Kenang Maliki.
Terkait tuduhan keterlibatan Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto, SIK, dalam pusaran ini, Maliki tegas menyatakan tidak ada keterlibatannya.
“ Beliau (Kapolres) tidak ada terima uang 1 rupiahpun dari saya ,tetapi emang benar saya ada berdiskusi ke Kapolres terkait hal ini dan beliau mengatakan sulit di bantu dan jawaban tersebut juga yang saya sampaikan ke pihak Alex,” Kata Maliki.
Ia juga menyinggung terkait tuduhan keterlibatan AKBP Nurhadi Ismanto, SIK. Maliki juga menyatakan Kapolres Dumai tersebut tidak terlibat dan rahu menahu, karena ia memang tidak pernah berdiskusi terkait kasus Alex ini ke AKBP Nurhadi Ismanto.
Tapi hustru Alex yang cerita kepadanya bahwa dia sangat dekat dulunya dengan Kapolres Nurhadi.
“ saya minta Kak Nopa Wiliana dan Bang Alex, ayolah jadi pribadi yang baik karena saya yakin kalian berdua orang baik,jangan memutar balikkan fakta,” ajak Maliki.
Sebagaimana diketahui, kasus Bripka Alex Sander berawal saat penangkapan Sandi Fitra warga Panipahan dalam kasus narkotika, dengan barang bukti 2 kg sabu lalu menyeret nama Bhabinkamtibmas ini.
Kejadian itu, Rabu (21/10/20221) silam,sejak itu Alex Sander tidak masuk kantor bertugas sehingga terjadi proses hukum dan endingnya Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH) Pertengahan Desember ini. (HY)
Berita Terkait :
- Bhabinkamtibmas Ini Di PTDH Akibat Tersandung Kasus, Ini Persoalanya0
- PT.Karya Abadi Sehati Rekrut Tenaga Kerja Lokal,Ini Tanggapan Datuk Jufrizan Ketua LAMR Rohil.0
- Polsek Kubu Tangkap Bandar Chip High Domino,Nyambi Sambil Jualan Diwarung0
- Memanfaatkan Jalan Rusak,Pak Ogah Pungli Truk Yang Lewat,Ini Di Siarang-Arang Pujud0
- Gadaikan Handpone Curian, Kedok Pencuri Ini Terbongkar,Ini Ceritanya0
_Black11.png)









