- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
Media Asing Soroti Kunjungan Jokowi ke AS Terkait Kerja Sama Mineral

Media asing soroti kunjungan Jokowi ke AS untuk bertemu Joe Biden yang disebut bakal memperdalam kerja sama di bidang mineral. (AP Photo/Alex Brandon, Pool)
Jakarta, VokalOnline.Com - Media asing menyoroti kunjungan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) ke Amerika Serikat untuk bertemu Presiden Joe Biden.
Media yang berbasis di Singapura, The Straits Times, menuliskan artikel berjudul "Indonesia dan AS akan meningkatkan hubungan saat Biden bertemu Widodo, sebut pejabat Washington" pada Senin (13/11).
Di paragraf pertama, mereka menuliskan Indonesia dan AS akan memperdalam kerja sama di sejumlah bidang ketika melaksanakan pertemuan bilateral pada hari ini, Senin (13/11).
"Kami akan membawa kemitraan kami ke tingkat yang benar-benar baru, mengumumkan kerja sama komprehensif," kata salah satu pejabat AS di laporan itu.
Dia kemudian berujar, "Dalam banyak hal untuk membangun keterlibatan mendalam kami di Asia Tenggara dan fakta bahwa kami melakukan hal-hal baru dan penting dengan banyak pemimpin di kawasan tersebut."
Pejabat lain mengatakan pertemuan kedua pemimpin ini harus dilihat sebagai bagian dari serangkaian upaya untuk membangun kemitraan yang lebih kuat di Indo-Pasifik.
Dalam pertemuan itu, lanjut dia, AS dan Indonesia juga akan menegaskan kembali pendekatan bersama terkait peluang serta tantangan yang dihadapi kedua negara.
Para pejabat juga mengatakan Indonesia dan AS berada di tahap awal "jalur kerja sama di bidang mineral penting di masa depan".
Indonesia menghadapi kendala untuk mengekspor mineral ke AS karena Undang-Undang Pengurangan Inflasi (IRA) yang disahkan pada 2022.
UU itu memberi perlakuan istimewa ke mitra perdagangan bebas. Sementara itu, RI tak memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan AS.
Indonesia, lanjut laporan ST, sedang melobi AS untuk memberi status pengecualian.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Lalu Muhamad Iqbal mengatakan kunjungan Jokowi ke AS salah satunya untuk membahas kerja sama ekonomi.(fit)**
Berita Terkait :
- Yordania hingga Saudi Tolak Usul Iran Embargo Minyak ke Israel0
- Erdogan di OKI: Perlu Gencatan Senjata Permanen, Bukan Cuma Jeda0
- Satu Keluarga WNI dari Gaza Selatan Palestina Berhasil Dievakuasi0
- Seberapa Panjang Jaringan Terowongan Metro Gaza Buatan Hamas?0
- Erdogan Ogah Temui Menlu AS Blinken di Turki0
_Black11.png)









