- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
Menkeu Teken MCC, Gubri Syamsuar: Alhamdulillah Usulan Kita Diterima

VokalOnline.Com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati baru saja menghadiri penandatanganan Compact II Millennium Challenge Corporation (MCC), di Washington DC.
Ini sebuah program hibah dari Pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia senilai 649 juta US Dollar.
"Ini merupakan yang kedua kalinya Indonesia mendapatkan kepercayaan tersebut. Sejak 2013-2018 lalu, Indonesia telah diberikan komitmen hibah program Compact I MCC dengan total mencapai 600 juta US Dollar," ucap Sri Mulyani melalui akun medsos resmi miliknya, Jum'at (14/04/2024).
Melalui program ini, lanjutnya, Pemerintah AS terus berkomitmen untuk tidak hanya mengambil peran dalam pemulihan ekonomi global, tapi juga mengentaskan kemiskinan dunia melalui pemberian hibah dan bantuan kepada berbagai negara.
Dalam program Compact II MCC yang baru ditandatangani, ulasnya, ada 3 tujuan utama yang akan diakselerasi selama periode 5 tahun ke depan, yakni:
1. Pengembangan transportasi dan logistik di sejumlah wilayah seperti Riau, Sumatera Selatan, Sulawesi Utara, Kepulauan Riau dan Bali.
2. Pengembangan pasar keuangan
3. Pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Terkait pernyataan Menkeu Sri Mulyani tersebut, Gubri Syamsuar mengaku sangat mengapresiasi.
Sebab, Riau termasuk salah satu provinsi yang akan mendapat hibah program Compact II MCC dari Pemerintah AS.
"Syukur alhamdulillah, usulan kita diterima, semoga bermanfaat untuk masyarakat, khususnya Dumai dan Rupat, Bengkalis," ucap Gubri Syamsuar seraya menyebut bahwa program hibah ini nantinya akan dilokuskan di Dumai dan Rupat, Bengkalis.
Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Provinsi Riau, Emri Juli Harnis mengatakan, Provinsi Riau memang telah ditetapkan sebagai salah satu lokus untuk mendapatkan dana hibah tersebut.
Rencananya akan difokuskan untuk pembangunan dua pelabuhan, yakni Rupat dan Dumai. Termasuk menata manajemen pengelolaan kawasan dan pelabuhan, dan pembangunan jalan di Pulau Rupat.
Berita Terkait :
- Satintelkam Polres Kampar Bagi-bagi Sembako Dengan Warga Batu Belah0
- Puisi Agung dan Tausyiah dalam Tadarus Puisi FPRSB0
- Raih Penghargaan Universal Health Coverage, Ini Harapan Bupati Inhu0
- 55 Orang Bacaleg Demokrat Kabupaten Kampar Uji Kelayakan0
- Petugas Kebersihan dapat Bansos Sembako dari Polsek Merbau0
_Black11.png)









