- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
PDRB Riau Terbesar di Luar Pulau Jawa, Ekonomi Tumbuh 4,72 Persen

Ilustrasi
Pekanbaru, VokalOnline.Com - Di triwulan I-2022, Provinsi Riau merupakan provinsi dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terbesar ke-5 di Indonesia atau terbesar pertama di luar Pulau Jawa.
Sesuai rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau pada Senin (09/05/2022), disebutkan bahwa kontribusi PDRB Provinsi Riau terhadap total PDRB seluruh provinsi di Indonesia sebesar 5,39 persen.
Provinsi Riau juga tercatat sebagai provinsi dengan kontribusi terbesar pertama terhadap perekonomian Pulau Sumatera, yaitu sebesar 24,56 persen.
Menyusul Sumatera Utara (Sumut) sebesar 22,92 persen, Sumatera Selatan (Sumsel) 13,05 persen dan terendah Bengkulu sebesar 2,10 persen.
Perekonomian seluruh provinsi di pulau Sumatera tumbuh positif. Secara agregat, pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera triwulan I-2022 tumbuh sebesar 4,03 persen.
Provinsi Sumsel tumbuh tertinggi sebesar 5,15 persen, disusul Provinsi Riau sebesar 4,72 persen dan terendah Provinsi Kepri sebesar 2,83 persen.
Sumber pertumbuhan ekonomi terbesar Provinsi Riau menurut komponen adalah ekspor luar negeri sebesar 3,86 persen dan Pembentukan Modal Tetap Bruto sebesar 3,31 persen dari pertumbuhan ekonomi total 4,72 persen.
Sementara sumber pertumbuhan ekonomi terbesar Provinsi Riau menurut lapangan usaha adalah perdagangan sebesar 1,63 persen dan industri pengolahan sebesar 1,29 persen dari pertumbuhan ekonomi total 4,72 persen.
BPS Provinsi Riau pimpinan Drs Misfaruddin MSi juga mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Riau pada April 2022 sebesar 159,22 atau naik 0,07 persen dibanding Maret 2022 sebesar 159,11.
Komoditas penyumbang kenaikan, yakni tanaman perkebunan rakyat, perikanan, peternakan, tanaman pangan dan hortikultura.
Gubri Optimis
Terkait ekonomi Riau yang tumbuh positif, Gubernur Riau (Gubri) Drs H Syamsuar MSi mengucapkan rasa syukur yang mendalam.
Dengan terus melandainya kasus Covid-19 dan mulai dibukanya jalur-jalur masuk internasional ke Provinsi Riau, Gubri optimis pertumbuhan ekonomi Riau akan terus membaik.
"Alhamdulillah investasi terus tumbuh, pariwisata mulai menggeliat, tentu akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Riau ke depan," ucap Gubri di sela-sela pertemuan gubernur se-Indonesia di Bali.
Gubri mengajak seluruh komponen masyarakat Riau untuk bersama-sama menjaga kondusifitas daerah, agar roda pembangunan terus berjalan dengan baik. **Vol
Berita Terkait :
- Berikut Masalah Masalah Hukum Bisa Diselesaikan Lewat Aplikasi Halo JPN0
- LAMR Menyertai Aghi Ayo Onam Bangkinang0
- 15 Kasus Diduga Hepatitis Misterius Tersebar di DKI hingga Babel0
- Festival Budaya di Kuantan Mudik Aman dan Terkendali0
- Membumikan Budaya Antikorupsi Melalui Pendidikan0
_Black11.png)









