- Sosialisasi Bahaya Narkoba untuk Remaja: Dampak Jangka Panjang pada Otak dan Kesehatan Mental
- ASITA Riau Harap PLT Gubernur Riau Bisa Realisasikan Bandara Udara Baru di Riau
- Business Matching: Rakerda ASITA Riau Hadirkan Pengusaha Wisata Malaysia 2026
- Amerika Bergolak dan Penuh Demonstran; Matinya Seorang Penyair Wanita, Dituduh Sebagai Teroris Domes
- Parisman Ihwan Resmi Buka Forki Riau Open Championship
- Peresmian Kantor SpektrumID.com: Langkah Baru PT Delif Mitra Sejahtera dalam Dunia Digital
- HUT ke-55 ASITA: Mewujudkan Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045
- Syahrul Aidi Tinjau Pembangunan Jalan Koto Damai-Suka Menanti yang Berasal dari Inpres 2025
- Bupati Asmar Pimpin Upacara HAB ke-80 Kemenag, Tegaskan Kerukunan Sebagai Energi Pembangunan
- Polres Inhil Gelar Zoom Meeting dan Panen Raya Jagung Kuartal I 2026 Dukung Swasembada Pangan
Personel Satsamapta Polres Meranti Bantu Suplai Air Bersih kepada Warga Terdampak Kemarau

Meranti, VokalOnline.Com - Personel Sat Samapta Polres Kepulauan Meranti Polda Riau, Kamis (10/8/2023) sore, memberikan bantuan suplai air bersih kepada warga terdampak kemarau atau El Nino di wilayah kecamatan Tebingtinggi.
Adapun pemukiman warga yang mendapat suplai air bersih karena musim kemarau, yakni jalan Pusara dan Banglas.
Dalam penyaluran bantuan air bersih itu, Sat Samapta mengerahkan sebanyak 7 personel.
"Bantuan penyuplaian ini kita lakukan dalam rangka menanggulangi musim kemarau bagi warga terdampak dan membutuhkan ketersediaan air bersih," ungkap Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Andi Yul LTG SH SIk MH, melalui Kasat Samapta AKP Timur Brata Yuda N, SH Jumat (11/8/2023) pagi.
Mengingat saat ini memasuki musim kemarau, Polres Kepulauan Meranti juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih menghemat air bersih.
"Sekarang sudah mulai musim kemarau, jadi sebaiknya kita semua berhemat air. Pakai seperlunya saja untuk kebutuhan yang dianggap penting," imbau Kasat.
Tidak hanya itu, memasuki musim kemarau ini juga masyarakat diingatkan untuk tidak membakar atau memerun di lahan yang kosong.
"Kalau sudah musim kemarau rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Jadi, kami imbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Termasuk juga di rumah, jangan lalai. Pastikan kompor sudah betul-betul mati ketika sudah digunakan. Begitu juga yang lainnya yang bisa menyebabkan kebakaran," pesannya. (Bom)**
Berita Terkait :
- Kejadiannya di Riau, Pemasang Bendera Merah Putih di Amankan Polisi0
- Pimpinan Media Se-Indoneisa Berkumpul di Bali, Rakernas dan HUT Ke-77 SPS0
- Penampilan Teater Selembayung di Paripurna DPRD di HUT ke-66 Provinsi Riau, Hanya Miskomunikasi0
- Satu-satunya di Riau, Kabupaten Inhu Raih BKN Award tahun 20230
- Bupati Rezita Terima Dua Penghargaan Dihari Jadi Provinsi Riau0
_Black11.png)









