- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
- FORKI Riau Kirim 5 Karateka ke Kejurnas Bandung, TC Penuh Dimulai di GOR Rumbai
- JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
- Hendry Munief: Lampung Tak Lagi Sekadar Gerbang, Kini Menuju Pusat Ekonomi
- Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
Polisi Rumah Lokasi Empat Mayat di Kalideres Terkunci dari Dalam

Jakarta, VokalOnline.Com - Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pasma Royce mengatakan rumah yang menjadi lokasi penemuan empat mayat di Perumahan Citra Garden Satu Extension, Kalideres, terkunci dari dalam.
Penemuan empat jasad yang masih satu keluarga tersebut bermula dari kecurigaan warga yang mencium bau busuk dari dalam rumah tersebut.
"Pihak kepolisian dan secara bersama-sama membuka rumah tersebut yang mana kondisi pagar dan pintu terkunci di dalam," kata Pasma kepada wartawan, Jumat (11/11),dilansir dari cnn indonesia.
Pasma mengungkapkan aparat kepolisian dan warga setempat pun mesti membuka pagar dan pintu rumah itu secara paksa.
"Dan ditemukan ada empat mayat, dua laki-laki dan dua perempuan yang berbeda-beda posisinya, ada yang di belakang, ada di kamar tengah, dan ada di ruang tamu," ujarnya.
Sebelumnya, empat orang yang merupakan satu keluarga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di sebuah rumah di Perumahan Citra Garden Satu Extension, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (10/11).
Keempat jasa itu yakni seorang bapak berinisial RG (71), anak berinisial DF (42), ibu berinisial RM (66), dan paman berinisial BG (68).
Usai penemuan, keempat jasaQAd itu kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diautopsi. Setelah diperiksa, tim dokter forensik menyatakan tidak menemukan bekas luka penganiayaan pada empat jasad tersebut.
"Tidak ditemukan tanda kekerasan. Untuk jenazah membusuk ini karena sudah lebih dari satu minggu," kata Syafri dikutip dari Antara.**Syafira
Berita Terkait :
- John Terry Borong Tas Rotan di Sarinah Alessandro Nesta Cuci Mata0
- Solusi Iseng Netizen buat Jalan Rusak Pemerataan Pernikahan Kaesang0
- Gerindra Tak Mau GR soal Sinyal Jokowi Dukung Prabowo Maju Capres0
- Menkes Beri Izin Kapal RS China Peace Ark Beri Pengobatan di Indonesia0
- Rudal Hipersonik Iran Bisa Tembus Iron Dome, Israel Makin Ketar-ketir0
_Black11.png)









