- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
- Pasutri Diringkus Sat Resnarkoba Polres Kep Meranti, Diduga Jadi Pengedar Ekstasi
- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi Astra Zeneca di Jombang

Presiden Joko Widodo menyapa masyarakat yang akan menerima vaksi Covid-19. IST
JOMBANG (VOKALONLINE.COM) - Sebanyak kurang lebih 230 orang di Jawa Timur menerima vaksinasi Covid-19 pada pelaksanaan vaksinasi massal yang digelar di Pendopo Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur, pada Senin, 22 Maret 2021.
Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya hari ini turut meninjau vaksinasi massal dengan vaksin AstraZeneca tersebut. Menurutnya, semua proses vaksinasi mulai dari awal hingga akhir sudah berjalan dengan lancar.
"Semua sudah berjalan lancar mulai dari registrasi, penyaringan, vaksinasi, penyuntikan, dan observasi," ujarnya saat memberikan keterangan pers selepas peninjauan.
Tiba sekira pukul 16.05 WIB, Kepala Negara yang tampak didampingi oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Jombang Mundjidah Wahab langsung menuju pendopo dan meninjau proses registrasi dan penapisan kondisi kesehatan para peserta vaksin.
Kepala Negara kemudian beranjak untuk berbincang sejenak dengan sejumlah peserta yang tengah menjalani observasi setelah menerima suntikan dosis vaksin. Setelahnya, Presiden juga menyaksikan proses penyuntikan vaksin bagi sejumlah peserta.
Sasaran kegiatan vaksinasi kali ini ialah meliputi warga lanjut usia (lansia), petugas dan pekerja publik, ulama, serta tokoh lintas agama. Selain itu, vaksinasi serupa juga digelar serentak di 21 kecamatan setempat yang juga diikuti oleh Presiden melalui konferensi video.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga menyampaikan bahwa berdasarkan apa yang disampaikan para kiai dari MUI Jawa Timur, vaksin AstraZeneca dapat digunakan dalam program vaksinasi massal yang digulirkan pemerintah.
"Tadi pagi saya juga bertemu dengan para kiai sepuh dan kiai dari MUI Jawa Timur yang menyampaikan bahwa vaksin AstraZeneca bisa digunakan, halal, dan _tayyib_," ucapnya.
"Ini akan kami dorong besok agar lebih banyak lagi vaksin yang bisa didistribusikan di Provinsi Jawa Timur kemudian masuk ke kabupaten/kota yang ada agar pelaksanaan vaksin bisa dipercepat untuk pondok-pondok pesantren, kiai, santri, petugas, dan pelayan publik," imbuh Presiden. (rls)
Berita Terkait :
- Kapolri Ajak Pemuda Masjid Lawan Radikalisme dan Intoleransi0
- KPK Tegaskan Jefry Noer Tak Pernah Kembalikan Uang Suap0
- Jaksa Ancam Jemput Paksa Kepala BPKAD Kuansing Hendra AP0
- Dua Pencari Ikan di Sungai Kampar Temukan Mortir0
- Lurah Buluh Kasap Galakkan Gotong Royong0
_Black11.png)









