- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
Raksasa Teknologi Bentuk Forum Metaverse

Jakarta, VokalOnline.Com - Perusahaan teknologi antara lain Microsoft dan Meta membentuk forum metaverse untuk mendukung pengembangan dan standar teknologi tersebut.
Grup tersebut bernama Metaverse Standards Forum, dikutip dari Reuters pada Rabu, terdiri dari perusahaan besar yang bergerak dalam bidang pembuatan chip sampai game. Mereka juga membentuk World Wide Web Consortium (W3C) untuk mengatur standar teknologi.
Forum tersebut berfungsi sebagai fasilitator komunikasi diantara perusahaan teknologi dan organisasi untuk menghasilkan "komptabilitas dunia nyata" di metaverse.
Apple, yang diramalkan akan menjadi salah satu pemain besar metaverse, tidak ikut forum tersebut. Selain Apple, perusahaan gaming Niantic dan Roblox, dan perusahaan aset kripto The Sandbox dan Decentraland juga tidak ikut.
Grup Metaverse Standards Forum dipimpin oleh Neil Trevett, seorang pejabat di Nvidia. Dia mengatakan perusahaan mana pun bisa bergabung dengan forum tersebut, termasuk mereka yang bergerak di bidang aset kripto.
Perusahaan teknologi berlomba-lomba mengembangkan metaverse untuk berbagai penggunaan. Facebook sejak tahun lalu berganti nama menjadi Meta ketika mereka memutuskan untuk menyelami metaverse.
Mereka sedang mengembangkan perangkat headset berbasis mixed-reality yang disebut "Cambria", diperkirakan meluncur tahun ini.
Apple dikabarkan sudah memberikan bocoran sekilas kepada dewan perusahaan sebuah perangkat headset, meski belum mengumumkan kepada publik. **Fira
Berita Terkait :
- Instagram Perpanjang Durasi Reels0
- 25 Agustus 2022, Ini Enam Daerah Di Sumut Akan Berhentikan Siaran TV Analog0
- Kominfo Perbarui Daftar Televisi Yang Bisa Tangkap Siaran TV Digital, Cek Daftarnya di Sini0
- Migrasi Penyiaran Televisi, Ini Peta Jalan TV Digital0
- Begini Cara Mendapatkan SBT Gratis Dari Pemerintah0
_Black11.png)









