- Dari Trauma ke Kinerja: PT Patra Drilling Contractor Edukasi Karyawan Lewat Health Talk
- Kapolda Riau Penuhi Janji Masyarkat Bokor Berikan 20 Mesin Ketingting
- Korban Tak Bisa Selamatkan Harta Benda, 8 Rumah Kontrakan Hangus Terbakar
- Sampah di TPS Ilegal Diduga Berasal dari Pelaku Usaha
- 15 Kg Sabu Dikendalikan dari Nusa Kambangan
- Selain 3 Gugur, 5 Prajurit TNI Lain Luka Berat dan Ringan di Tengah Konflik Israel dengan Hizbullah
- BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang Tewaskan Prajurit TNI
- Breaking News: Gubri Non Aktif Abdul Wahid Melawan, Hari Ini Pembacaan Eksepsi di Sidang Lanjutan
- Karhutla Meluas di Inhil, 35 Hektare Lahan Hangus di Tiga Kecamatan Ini
- DPRD Meranti Bedah LKPJ 2025, Fraksi-Fraksi Serukan Perubahan Nyata dan Akhiri Ketimpangan
Sampah di TPS Ilegal Diduga Berasal dari Pelaku Usaha
8.jpg)
PEKANBARU, VokalOnline.Com - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru menutup satu Tempat Pembuangan Sampah (TPS) ilegal di Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani. Penutupan dilakukan sebagai bagian dari upaya penertiban terhadap praktik pembuangan sampah liar di wilayah tersebut.
Kepala DLHK Pekanbaru, Reza Aulia Putra mengatakan penutupan TPS tersebut dilakukan akhir pekan kemarin bersama tim DLHK, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Sidomulyo Barat, serta pemuda setempat. Mereka bergotong royong membersihkan tumpukan sampah yang selama ini meresahkan warga.
Dalam proses pembersihan, petugas menemukan indikasi bahwa sampah tersebut berasal dari aktivitas pelaku usaha. Hal ini terlihat dari adanya limbah seperti kotoran hewan hingga bangkai ayam yang bercampur dengan sampah lainnya.
Reza Aulia Putra menegaskan, penutupan TPS ilegal ini merupakan langkah tegas pemerintah dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, keberadaan TPS liar tidak hanya merusak estetika kota, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan bagi masyarakat sekitar.
”Keberadaan TPS ilegal tidak bisa dibiarkan. Kami akan terus melakukan penindakan terhadap lokasi-lokasi serupa yang masih ditemukan di Kota Pekanbaru,” tegasnya Senin (30/3).(**)
Berita Terkait :
- Kampar Satu-satunya Kabupaten yang Menjadi Pilot Project TP2DD 0
- Bupati Rohul Tinjau Pos Pengamanan PSU0
- Bawaslu Sambut Ide KPU Kampar Jemput Bola ke Desa0
- Rekening Nasabah Beberapa Kali Dibobol, Sistem Keamanan Bank Riau Lemah?0
- Bank Riau Kepri Ganti Uang Rp1,3 Miliar Nasabah yang Dibobol, Uang dari Mana?0
_Black11.png)









