- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
- Dumai Expo 2026: Promosi Daerah Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata
- Walikota Pimpin Upacara HUT Kota Dumai ke-27, Soroti Program Unggulan
- Pesan Menteri Nusron untuk Jajaran di Riau: Pemimpin Harus Memudahkan Pelayanan bagi Masyarakat
- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
Sinyal Kuat Putin ke Jokowi Bakal Absen di KTT G20 di Bali

VokalOnline.Com-- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan merasakan kesan kuat jika Presiden Rusia Vladimir Putin tidak akan hadir dalam pertemuan puncak KTT G20 di Bali 15-16 November mendatang.
Jokowi mengatakan percakapan teleponnya dengan Putin pada pekan lalu meninggalkan "kesan kuat" bahwa pemimpin Rusia itu tidak akan menghadiri pertemuan di Bali.
Dalam wawancara dengan Financial Times yang dilansir Reuters pada Selasa (8/11), Jokowi mengatakan Rusia tetap disambut dalam KTT itu yang sejauh ini didominasi ketegangan atas invasi Rusia ke Ukraina.
Di kesempatan itu, Jokowi juga meluapkan kekhawatirannya sebagai tuan rumah G20 tahun ini jika KTT forum itu akan berlangsung di bawah bayang-bayang ketegangan internasional "yang sangat mengkhawatirkan".
"G20 bukan untuk forum politik. Ini untuk forum ekonomi dan pembangunan," ucap Jokowi.
Selain Putin, Indonesia juga mengundang Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk hadir dalam KTT G20 nanti meski Kyiv bukan lah anggota forum tersebut.
Namun, kepada wartawan di Jakarta, Jokowi mengatakan Zelensky masih mempertimbangkan situasi dan kondisi di negaranya dan belum memberi kepastian.
"Beberapa hari yang lalu saya juga sudah bertelepon, berbicara lewat telepon dengan Presiden Putin dan Presiden Zelensky, beliau menyampaikan akan hadir kalau kondisinya memungkinkan," kata Jokowi dalam keterangan tertulis, Selasa (8/11).
Jokowi menyampaikan hingga saat ini 17 dari 20 pemimpin G20 menyatakan akan hadir. Dia menilai jumlah itu termasuk tinggi dibandingkan gelaran-gelaran sebelumnya.
Dia tak membeberkan daftar rinci pemimpin yang akan hadir di KTT G20. Akan tetapi, Jokowi membeberkan sejumlah nama yang telah mengonfirmasi.
Jokowi memastikan kehadiran Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Presiden Republik Rakyat Tiongkok Xi Jinping. Sebelumnya, Menlu Retno Marsudi juga menyebut Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak dan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni akan hadir.
"Sudah, itu yang sudah pasti 17," ujar Jokowi.**Syafira
Berita Terkait :
- Pangeran Abdullah Dibui, MbS Tangkap Lebih dari 20 Keluarga Kerajaan0
- PLN Paparkan Inisiatif dan Capaian Transisi Energi di COP 27 Mesir0
- Puan Dinilai akan Teruskan Warisan Bung Karno Rawat Hubungan RI-Korsel0
- Raja Charles III Kesal Trump Komentari Foto Telanjang Dada Kate0
- Nestapa Pasukan Cadangan Rusia: Kerja Paksa hingga Ratusan Tewas0
_Black11.png)









