Sofyan Dt Majosati Kembali Terima Piagam Dari KPK RI Yang Ke 2 Kalinya

Publisher Vol/fit Daerah
28 Nov 2023, 22:28:35 WIB
Sofyan Dt Majosati Kembali Terima Piagam Dari KPK RI Yang Ke 2 Kalinya

Teks foto: Kepala Desa Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar Syofian Majosati, dan disaksikan langsung oleh Pj Bupati Kampar Muhammad Firdaus kembali menerima penghargaan Istimewa tingkat Nasional dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.


BALIKPAPAN, VokalOnline.Com - Kepala Desa Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar Syofian Majosati, dan disaksikan langsung oleh Pj Bupati Kampar Muhammad Firdaus  kembali menerima penghargaan Istimewa tingkat Nasional dari Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK) RI.

Prestasi ini diraih setelah Desa Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar yang ditetapkan sebagai satu-satunya Desa di Provinsi Riau yang masuk dalam nominasi lomba desa Anti Korupsi di tingkat Nasional.

Dari beberapa kali penilaian  yang dilakukan tim dari KPK dan Beberapa Kementerian akhirnya  menetapkan Desa Pulau Gadang meraih Nilai 94 dengan Kategori Istimewa. 

Penghargaan ini diserahkan bersempena dengan Launching Desa Antikorupsi tahun 2023 yang diadakan di Lapangan Bukit Barisan Desa Tengin Baru Kabupaten Panajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur, Selasa, (27/11/2023).

Selain dari Muhammad Firduas Pj Bupati Kampar juga ikut mendampingi Pj Bupati Kampar diantaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Lukmansyah Badoe, Inspektorat Kabupaten Kampar Febrinaldi Tridarmawan, Plt. Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Irwan AR, Camat XIII Koto Kampar Zulfikar.

"Alhamdulilah, Desa Pulau Gadang akhirnya menjadi Desa yang menjadi percontohan dan meraih penghargaan dari KPK RI" Kata Muhammad Firdaus.

Ini semua tak terlepas dari kesungguhan dan jerih payah dari pihak-pihak di Kabupaten Kampar terutama Desa Pulau Gadang untuk mewujudkan Desa Pulau Gadang menjadi Desa Antikorupsi, satu-satunya di Riau dan 22 Desa si Indonesia yang memperoleh penghargaan tingkat Nasional" Kata Firdaus Terharu. 

Hal yang terpenting adalah terimakasih atas pembinaan yang terus dilakukan oleh tim KPK RI, Kementerian yang berkaitan dengan Pengelolaan Desa, OPD dilingkungan  Pemkab Kampar.

"Tentunya ini sangat membanggakan dan kami sangat mengapresiasi, dapat dicontoh oleh Desa lain di Kampar bahkan di Provinsi Riau,semoga ini bisa kita  pertahankan penghargaan ini "Cetus Muhammad Firdaus. 

Sementara itu Ketua KPK RI yang diwakili oleh Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI Ir. Wawan Wardiana, MT dalam sambutanya menyampaikan bahwa kesempatan ini dilakukan Lounching Desa Antikorupsi yang diikuti 22 Desa se Indonesia, Lounching ini dalam rangka untuk meningkatkan peran serta masyarakat dan pentingnya penanaman nilai-nilai integritas dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia"  Wawan Wardiana. 

Komisi Pemberantasan Korupsi melalui Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat (Dit.Permas),  menyelenggarakan kegiatan Launching Desa Antikorupsi TA. 2023 di Desa Tengin Baru, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur" Kata Wawan Wardiana.

Melalui Launching ini diharapkan menjadi ajang bagi kita semua untuk menghindari korupsi, beberapa indikator yang sangat penting yakni Pendidikan, Pencegahan, Penindakan, dari semua ini bagaimana kita mewujudkan Indonesia bebas korupsi tanpa peran masyarakat terutama keterlibatan masyarakat dalam seluruh proses pembangunan di Desa " Kata Wawan Wardiana. 

Mari kita tanamkan Integritas, Nilai-nilai anti korupsi ditengah-tengah masyarakat terutama yang terlibat langsung dalam pemberi kebijakan baik di Desa, Kecamatan dan Kabupaten" Katanya lagi. 

Sementara itu Syofian Majosati yang hadir langsung menerima piagam dari KPK RI menyatakan, ucapan yang tak terhingga kepada pemerintah Kabupaten Kampar , Pemerintah Provinsi Riau dan beberapa Kementerian RI terkhusus kepada tim KPK yang terus melakukan penilaian di Desa Pulau Gadang pada Ajang Desa Anti Korupsi. 

Dan alhamdulilah Desa Pulau Gadang menjadi Desa dengan perolehan nilai 94 poin dengan Kategori Istimewa" Ungkap Syofian terharu. 

Kita mampu bersaing dengan Desa - Desa di Indonesia dan alhamdulillah kita masuk desa percontohan bersama 22 Desa dari berbagai provinsi di Indonesia."Tutu Syofian lagi.***Vol3

Berita Terkait :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment