- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
- Polres Meranti Berhasil Ciduk Oknum Guru Pencabulan Anak di Bawah Umur
- Pilkades Meranti 2026–2027 Digelar, Dinas PMD Ajak Warga Tak Takut Maju Jadi Kepala Desa
- Bupati Meranti Teken Kerja Sama dengan IBT Pelita Indonesia, Dorong SDM Unggul Berbasis Teknologi
- Kejari Meranti Kembali Gadangkan Program Jaksa Masuk Sekolah
- Kejari Meranti Tingkatkan Pelayanan Disiplin Semua Jaksa Lengkap
Kapolri: Kalau Ada Laporan Saya Tak Perlu Tegur Lagi, Langsung Saya Proses Copot

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak ragu untuk langsung mencopot anggota kepolisian yang melanggar aturan
Jakarta, VokalOnline.Com -- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali mengingatkan kepada seluruh jajarannya untuk bekerja optimal demi menjaga marwah Polri. Dia mengaku tak segan mencopot anggota yang melakukan pelanggaran termasuk perwira tinggi atau jenderal.
Ketimbang menegur, Listyo lebih memilih untuk langsung mencopotnya jika sudah ada laporan yang masuk.
"Kalau ada laporan saya tak perlu tegur lagi, langsung saya proses, saya copot, ini berlaku untuk semuanya apakah itu Polki apakah itu Polwan," ujar Listyo dalam akun Instagram resminya, Senin (12/9).
Listyo meminta seluruh anggota Polri berani mengoreksi pimpinan bila terbukti salah dan melakukan pelanggaran. Menurutnya, hal itu penting agar seluruh jajarannya tidak melakukan pelanggaran yang akan mencederai rasa keadilan di masyarakat.
"Ikan busuk tentunya mulai dari kepala, mari kita saling mengingatkan. Atasan mengingatkan anak buah, anak buah juga sama. Menyampaikan bahwa 'komandan sepertinya ini salah', itu sah-sah saja," ujar Listyo.
Listyo menegaskan bahwa tidak ada yang salah apabila seorang anak buah mengingatkan pimpinannya yang salah. Menurutnya, anggota jangan hanya sekadar mengikuti perintah atasan.
"Jangan biasakan bila menerima sesuatu yang tidak pas terus rekan-rekan tidak berani menyampaikan pendapat rekan-rekan," tuturnya.
Listyo menekankan kembali bahwa marwah dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri perlu dijaga. Dan hanya anggota kepolisian lah yang bisa menjaga marwah Polri.
Oleh karena itu, ia tak segan jika harus mengambil tindakan tegas terhadap anggota yang melanggar aturan. Semuanya demi citra dan marwah Polri di mata masyarakat.
"Ini terus saya ulang-ulang karena saya sayang dengan 430.000 polisi yang telah bekerja dengan baik dan 30.000 PNS yang juga bekerja dengan baik," ujarnya.
"Saya selalu mewanti-wanti hindari pelanggaran-pelanggaran khususnya hal-hal yang mencederai rasa keadilan masyarakat," imbuhnya.
Berita Terkait :
- Effendi Simbolon Minta Maaf soal Pernyataan TNI Seperti Gerombolan0
- Sebut TNI Gelombolan, Efendi Simbolon Viral Hujatan0
- Investasi Hijau dan Transisi Energi Bukti Komitmen RAPP Wujudkan Net Zero Emission0
- PT Bank Artha Graha Internasional Tbk dan JMSI Tandatangani Nota Kesepahaman 0
- Socrates0
_Black11.png)









