- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
Kemenparekraf Kolaborasi dengan University of Surrey Inggris

Jakarta,VokalOnline.Com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia berkolaborasi dengan University of Surrey. Hal ini sebagai upaya mendorong pariwisata Indonesia yang inklusif, berkelanjutan, produktif.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan hadirnya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno sebagai pembicara dalam forum Kuliah Eksklusif di University of Surrey, London, Inggris pada Selasa (8/11).
Dalam kuliah umum bertajuk 'Tourism in Indonesia, How to Excel in the time of Crisis' itu Sandiaga Uno menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin.
Sebab, kerja sama yang meliputi program lokakarya penelitian serta konferensi penelitian bersama itu diyakininya mampu kebangkitan ekonomi, sehingga menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat.
"Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan kajian-kajian strategis yang dapat dijadikan rekomendasi mengenai safety awareness yang perlahan tercipta dalam pola pikir para pelaku usaha pariwisata di Indonesia dan juga wisatawan dalam menyikapi setiap krisis di destinasi pariwisata," papar Sandiaga Uno dalam keterangannya, Rabu (9/11).
"Kesadaran untuk terus menerapkan protokol kesehatan yang disiplin, sehingga dapat menghidupkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," jelasnya.
Kolaborasi lanjutnya juga akan menggandeng seluruh Politeknik Pariwisata (Poltekpar) di bawah Kemenparekraf.
Sehingga, tak hanya pelatihan yang menghadirkan pembicara profesional di bidang pariwisata, perhotelan dan event management, tetapi terdapat kurikulum yang menjadi pilar penting dalam kebangkitan sektor pariwisata dan kreatif.
"Kemenparekraf mengoperasikan enam politeknik pariwisata vokasi guna menghasilkan dan mengembangkan tenaga pariwisata yang kompeten. Yang pada akhirnya juga bercita-cita menghasilkan wirausahawan pariwisata yang akan menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja," jelas Sandiaga Uno.
Lebih lanjut dipaparkannya, kegiatan ini guna menanamkan jejaring dalam rangka mengembalikan kepercayaan wisatawan asing untuk berwisata ke Indonesia.
"Diharapkan industri pariwisata di Indonesia mulai bergerak dan semangat untuk kembali berkarya serta memberikan edukasi dalam penerapan protokol baru bagi pelaku usaha pariwisata, masyarakat pengelola destinasi pariwisata, researchers dan masyarakat umum yang mengikuti kegiatan tersebut," paparnya.**syafira
Berita Terkait :
- Harga Emas Bangkit di Level Rp961 per Gram Imbas Pelemahan Dolar AS0
- Jelang Rilis Data Inflasi AS Rupiah Menguat ke Rp15.655 per Dolar AS0
- Balap RI Ekonomi Malaysia Diproyeksi Capai 11,7 Persen Kuartal III0
- Harta Elon Musk Merosot Rp84 T Usai Jual Saham Tesla dan Beli Twitter0
- Dalih Cegah PHK Pengusaha Desak Menaker Buat Aturan No Work No Pay0
_Black11.png)









