- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
Pak Kapolres Tolong Tangkap Pereman Yang Nyerang Rumah Saya di Sencalang
Supi: Mereka Bawa Parang dan Senapan

Ilustrasi
Inhil, VokalOnline.Com - Aksi peremanisme yang membawa senjata tajam sudah sangat meresahkan di Desa Sencalang Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri hilir (Inhil)-Riau, sudah sering sekali terjadi pemukulan dan pengeroyokan di Desa Sencalang, korban tidak berdaya untuk melawan dan pelaku leluasa memukul korbanya karena pelaku mengacungkan senjata tajam senis badik, parang dan sebagainya
Seperti kejadian Senin (14/2/2022) sekolompok pereman kampung stempat kembali berulah dengan membawa senjata tajam dan membawa senapan rakitan akan melakukan intimidasi kepada korbannya di caffe AA parit II Sencalang, pelaku dengan yang berjumlah puluhan orang itu mengayunkan parang serta mengokang senjata rakitan tersebut.
"Pak Kapolres, mohon bantu kami, tolonglah tangkap mereka yang suka mengancam pakai senjata tajam itu, kami juga punya keluarga dan tidak tinggal diam, kalau mereka tidak ditangkap nanti akan terjadi perang saudara disini pak," kata Supi Ati pemilik cafee AA di Sencalang.
Dijelaskannya Supi, datangnya sekelompok orang yang membawa parang dan senapan rakitan ke rumahnya sore itu, memiliki etikat buruk dan semua yang ada di rumah merasa terancam seperti hendak dibunuh oleh pereman bersenjata. "Yang jelas saya lihat membawa parang itu atas nama Sukani dan yang hendak menembak itu atas nama Suki," kata Supi.
Selain senjata jenis parang yang diayun, diacungkan, senapan rakitan itu sudah di arahkan kepada keluarganya untuk dilakukan penembakan, namun tidak sempat meletus karena senapan itu berulang kali dipompa namun tidak bisa di tembakan dan keburu dirampas.
Datangnya kelompok pereman bersenjata kerumahnya, diawali adanya dua orang dari kelompok mereka melakukan pemukulan kepada karyawan cafe AA tersebut, alasannya minta utang tabung gas yang belum dibayar.
"Masalah utang tabung gas biasanya saya bayar, kenapa nagih utang sampai mukul karyawan saya, kenapa nagih utang tabung gas tidak kepada saya, biasanya pemilik tabung gas ada nelpon atau pesan WhatsApp," jelas Supi.
Atas peristiwa tersebut, Supi Ati sudah menyampaikan pengaduan ke Subsektor Sencalang Kecamatan Keritang Kabupaten Inhil, jika masalah tersebut tidak selesai di Subsektor, maka kata Supi Ati dirinya akan melanjutkan masalah tersebut ke Polda Riau dan akan melaporkan sejumlah polisi yang melakukan pembiaran terhadap orang orang di Desa Sencalang yang selalu membawa senjata tajam ketika menyerang orang. **Vol
Berita Terkait :
- Dulu Curi Genset, Kini Masuk Penjara Lagi Setelah Bongkar Rumah0
- Alhamdulillah, Banjir dan Longsor di Kabupaten Ponorogo Nihil Korban Jiwa 0
- Ketua Pemuda Muhammadiyah Jelaskan Alasan Minta Kapolres Kampar Dicopot0
- Kapolda Riau Perintahkan Propam Turun Periksa Kapolres Kampar0
- Spanduk dan Baliho Minta Kapolres Kampar Dicopot Beredar di Bangkinang0
_Black11.png)









