- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
- Dumai Expo 2026: Promosi Daerah Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata
- Walikota Pimpin Upacara HUT Kota Dumai ke-27, Soroti Program Unggulan
- Pesan Menteri Nusron untuk Jajaran di Riau: Pemimpin Harus Memudahkan Pelayanan bagi Masyarakat
- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
- FORKI Riau Kirim 5 Karateka ke Kejurnas Bandung, TC Penuh Dimulai di GOR Rumbai
Polisi Terima Laporan Mahasiswa IPB Korban Pinjol

VokalOnline.Com- Polresta Bogor Kota menyatakan telah menerima laporan sejumlah mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) yang diduga menjadi korban pinjaman online (pinjol).
"Ada beberapa (sudah laporan)," kata Wakapolresta Bogor Kota AKBP Ferdy Irawan saat dikonfirmasi, Selasa (15/11).
Namun, Ferdy belum mengungkapkan berapa laporan yang telah diterima oleh polisi. Ia menuturkan polisi masih mengumpulkan data.
"Ini saya masih mengumpulkan data," ucap dia.
Diberitakan, ratusan mahasiswa IPB diduga terjerat pinjol untuk usaha jualan online. Para mahasiswa disebut didatangi penagih utang atau debt collector ke rumah masing-masing dengan tagihan berkisar Rp3 juta-13 juta.
Dikutip dari Antara, para mahasiswa itu terjerat pinjol itu diduga terpengaruh kakak tingkat untuk masuk grup WhatsApp usaha penjualan online.
Mereka diminta investasi ke usaha tersebut dengan keuntungan 10 persen per bulan dan meminjam modal dari pinjaman online.
Namun dalam perjalanannya, keuntungan tidak sesai dengan cicilan yang harus dibayarkan kepada pinjaman online hingga para mahasiswa mulai resah saat ditagih debt collector.
Atas kasus ini, pihak rektorat IPB pun melakukan empat langkah untuk para mahasiswa yang terjebak pinjol itu. Salah satunya dengan membuka posko pengaduan.**Syafra
Berita Terkait :
- Bocoran Deklarasi G20 Bali: Negara Kompak Kecam Putin Invasi Ukraina0
- Jenderal Andika Cerita 35 Tahun Mengabdi Militer hingga Jadi Panglima0
- Habil Marati PPP Deklarasi Anies di Yogya Bakal Dihadiri 5 Ribu Orang0
- Sindir Putin, Zelensky Sebut G19 Bukan G20 di Depan Jokowi-Biden0
- AS: Anggota KTT G20 Bakal Ramai-ramai Kecam Perang Rusia di Ukraina0
_Black11.png)









