Siap di bakar rakitnya hanya dua hari siap dibakar sudah berkerja lagi simodal (Peti) ilegal

Publisher Vol/fit Riau
25 Mei 2022, 14:04:23 WIB
Siap di bakar rakitnya hanya dua  hari siap dibakar sudah berkerja lagi simodal (Peti) ilegal

Kuansing, VokalOnline.Com - Pelaku, Pemodal PETI  Kembali lakukan Kegiatan Ilegal Di Bukit Pedusunan Setelah Kemarin Di rusak dan Dibakar.

Meskipun Sudah dilakukan tindakan untuk penertiban yang  langsung dipimpin Kapolsek Kuantan Mudik Ferry M Fadillah SH beserta Jajarannya  turun kelokasi dimana ada laporan dari masyarakat dan media  beberapa Minggu  yang lalu, tepatnya pada tanggal (9/5)   dimana adanya informasi dari  kegiatan Ilegal ( PETI) Di Desa Bukit Pedusunan Kecamatan Kuantan Mudik.

Hasil dari turunnya Kapolsek Kuantan Mudik dan jajarannya berhasil, sehingga dirusaknya dan pembakaran terhadap temuan dua unit Rakit yang sengaja ditinggalkan oleh pelaku, yang diduga adanya, informasi bahwa Polsek dan jajaran turun kelokasi tersebut sehingga berhamburan untuk pergi meninggalkan  rakitnya begitu saja

Sangat disayangkan dengan adanya kejadian atas perusakan dan pembakaran dua unit Rakit oleh  Kapolsek Kuantan Mudik, tidak membuat pelaku dan pemodal untuk jera, malah sebaliknya kembali dan memperbaiki yang rusak dan kembali  bekerja.

Berdasarkan dari laporan masyarkat kepada media VokalOnline,Com hari ini  yang tidak bersedia disebutkan dengan jelas namanya mengatakan " Sabontar je nye Pak urang tu bonti korojo paling dua hari, setelah itu mereka buka balik ujar Nara sumber. Seakan ada permainan dengan penegak Hukum.

"Sepertinya apa yang di lakukan atas  tindakan Kapolsek  kemarin yang sudah membakar  dan merusak terhadap 2 (Dua) unit Rakit tersebut tidak membuat efek Jera kepada pelaku. buktinya sampai saat ini masih juga melakukan kegiatan yang  sama ditempat yang sama, pelaku dan pemodal yang sama pula ujar si polan.

"Benar, di Desa  Bukit Pedusunan saat ini masih beroperasi kegiatan Ilegal tersebut, ada empat unit Dua Rakit Keong 12 dan Dua lagi Mesin Robin, malah pelakunya dan pemodalnya dengan orang sama juga, tambah si polan.

di akhir pembicaraan Sipolan melalui tlp selulernya berharap dan memintak agar Pihak ke polisian  untuk segera Kembali  melakukan penertipan penambangan emas ke lokasi yang sama,agar kelesetarian lingkungan dan hutan tetap terjaga kalau perlu tangkap pemodalnya yang merupakan segala otak dari kegiatan Ilegal ini pangkas Sipolan.**(Rusman)

Berita Terkait :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment