- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
Tokoh Riau Thabrani Rab Tutup Usia

Jenazah Thabrani Rab saat disemayamkan di rumah duka. IST
PEKANBARU, VokalOnline.Com -Tokoh masyarakat Riau, Tabrani Rab meninggal dunia Minggu (14/8) malam pukul 19.46 WIB. Pendiri yayasan Tabrani dan Kampus Kesehatan Univrab itu dimakamkan di kompleks yayasannya hari ini, Senin (15/8).
"Habis Zuhur ini (hari ini) dimakamkan di halaman komplek yayasan ini," ujar salah satu satpam di kompleks Yayasan Gedung Susiana Convention Hall, milik anaknya Susiana.
Tabrani yang dikenal sebagai Presiden Riau Merdeka meninggal setelah dirawat akibat stroke. Sebab, Tabrani pernah menggaungkan Riau merdeka, namun gagal.
Tabrani meninggal karena sakit stroke di RS Awal Bross Sudirman. Rumah sakit tak jauh dari rumah sakit miliknya RS Tabrani.
"Almarhum sakit stroke yang sudah lama," ujar Humas RS Tabrani, Ian Machyar.
Tabrani dibawa ke rumah putrinya di Jalan Dwikora Kota Pekanbaru. Jenazah akan dikebumikan di area Gedung Susiana Convention Hall, Jalan Bakti.
"Jenazah Almarhum Prof Dr dr Tabrani Rab akan dikebumikan siang ini ba'da Zuhur. Dikebumikannya di areal Gedung Susiana Convention Hall di Jalan Bakti," jelas Ian, dilansir Merdeka.com.
Tabrani adalah salah satu tokoh ternama di Riau dengan berbagai gagasannya. Bahkan, Tabrani Rab dikenal sebagai Presiden Riau Merdeka setelah deklarasi 15 Maret 1999 pada awal-awal reformasi.
Meskipun niat itu dipatahkan pemerintah pusat, namun semangatnya untuk memajukan Provinsi Riau tercatat dalam sejarah di Riau. Sejumlah tokoh dan pejabat Forkopimda Riau tampak satu per satu mendatangi Kompleks At Tabrani.
Ratusan pelayat memenuhi kompleks itu. Mereka melantunkan ayat-ayat suci Alquran dari dalam masjid sebelum jenazah dikebumikan. Ratusan papan bunga ucapan duka cita juga memenuhi kompleks.
Tabrani merupakan anak ke-2 dari sepuluh orang bersaudara. Almarhum sejak kecil sudah didik keras dalam keluarga, baik pendidikan agama maupun umum. Hal itu juga diterapkannya pada keluarga sehingga membawa anak-anaknya sukses dalam pendidikan.
"Beliau (almarhum) ini sekolah di kedokteran dan anak-anak nya sudah jadi dokter semua, dan juga cucunya," kata Edi Saputra Rab, adik kandung almarhum.
Edi menceritakan, almarhum bersama adik-adiknya juga dididik dalam kesederhanaan. Kondisi ini lantas membuat dia berupaya untuk meraih kesuksesan dalam bidang pendidikan.
"Alhamdulillah dengan didikan itu membuat mereka berhasil. Karena kata beliau pendidikan adalah jalan yang terbaik untuk jalan kesuksesan," pungkasnya.***
Berita Terkait :
- Mahasiswi L Syok Syafri Harto Bebas0
- Rohil Raih Juara Pertama Lomba Kebersihan Kota se Provinsi Riau0
- Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Dengan Metode Activity Based Costing (ABC) Pada UMKM Pabri0
- Tabrani Rab Meninggal, Gubri Sampaikan Ucapan Duka Mendalam0
- Pegawai Kejati Riau Laksanakan Kajian Rutin0
_Black11.png)









