- Kejari Meranti Bebasakan Tersangka Dalam Kasus Restorative Justice
- Wakapolda Riau Ungkap Jaringan Internasional di Polres Meranti Narkotika Jenis Sabu 27 Kilogram
- Wabup Muzamil Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Pendidikan Bermutu untuk Semua
- Peringatan May Day di Selatpanjang Berlangsung Kondusif, Buruh Deklarasi Dukung Kamtibmas
- Hari Kebebasan Pers Dunia: Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa
- Selain Gandeng Meta, Anggota DPR Hendry Munief Minta Kemenekraf Gandeng Aplikator Lainnya
- Tak Mau Jadi Penonton, Pemuda Lirik Siap Ambil Peran di Sektor Migas
- Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika di Hotel Grand Tembilahan, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Indragiri Hilir Gelar Apel Gabungan Peringati Hari Buruh sedunia 2026
- Sindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
Unggul 1-0 Laga Mencari Juara III dan IV, SMPN 4 Bangko Kecewa Dibonsai Di Turnamen Sepak Bola

Rohil, VokalOnline.Com - Sungguh memalukan dan belum pernah terjadi di turnemen manapun di bumi ini sebab FIFA maupun PSSI temah mengatur standart turnamen sepak bola alias bola kali.
Hal ini terlihat saat laga memperebutkan juara III dan IV di turnamen sepak bola antar pelajar kejuaraan turnamen Igornas (Ikatan Guru Olahraga Nasional) Rohil Tahun 2023 di Bagansiapiapi.
Keunggul dengan skor 1-0 SMPN 4 Labuhan Tangga Kecil Kecamatan Bamgko " Dibonsai " di pertandingan memperebutkan juara III dan IV tersebut .
Petaka ini terjadi saat SMPN 4 Labuhan Tangga Kecil mendahului dan memimpin laganya dengan SMPN 1 Bangko dengan gol tunggal 1-0 di lapangan KONI Bagansiapiapi,Selasa (28/11/2023) sore kemaren.
Dimana pemain SMPN 4 Labuhan Tangga Kecil membobol gawang SMPN I Bangko,yang diasuh pelatih Haryoso ini, supporter bersorak-sorai.
Terjadilah kemelut sang bundar putih di garis gawang tempatnya di kotak finalti.
SMPN I Labuhan Tangga Kecil dihukum wasit dengan menunjuk titik finalti,konon hand ball.
Tapi kedua hakim garis tidak melihat adanya hand ball termasuk juga ribuan penonton pertandingan.
Penonton,offecial dan pelatih heran melihat keputusan wasit menunjuk titik putih finalri.
Offecial SMPN 4 Bangko, protes,karena wasit pada waktu yang sama memberi kartu kuning kepada seorang pemain SMPN I Bangko.
Protes berlanjut,pertandingan dihentikan cukup lama,lalu dibuat kesepakatan bersama antara panitia,offecial SMPN I Bsngko dan SMPN 4 Labuhan Tangga Kecil.
Kesepakatan alot,karena sejak awal pemimpin pertandingan terlihat berat sebelah dan menilai tidak fair play oleh penonton,bahkan saat insiden finalti waktu 1 babak pertandingan sudah lewat waktu 2 menit,ini yang di protes offecial SMPN 4 Labuhan Tabgga Kecil
Walau alot,tapi disepakati untuk kedua tim tersebut juara III bersama,pertandingan dihentikan.
Dilanjutkan final antara SMPN I Batu Hampar dengan SMPN Sinaboi yang akhirnya mengantarkan gol tunggal SMPN I Batu Hampar menjuara Turnamen sepak bola antar pelajar SD dan SMP yang digelar Igornas Tahun 2023,jolongnpertama kali ini.
Tahu-tahu saat menyerahkan trophy juara I dan juara II untuk posisi juara III malah diumumkan SMPN I Bangko juaranya dan menerima trohpy dan hadiah.
SMPN 4 Labuhan Tangga Kecil memprotesnya Warga penonton memasuki lapangan karens kesal posisi juara III yang telah " Diperkosa " Pabitia Igornas yang nota bolenya paham aturan FIFA atau PSSI dan sepak bola Indonesia,tapi timpang sebelah.
Protes dari offecial,pihak sekolah dan masyarakat Labuhan Tangga Kecil memprotes keras hak mereka menerima trophy dab medali saat diserahkan tapi nama sekolah dan pemain SMPN 4 tidak diumumkan melalui pengeras suara.
Suasana panas,panitia menerima protes lansung dari ofdecial, masyarakat Labuhan Tangga Kecil.
Lagi-lagi panitia meminta offecial SMPN 4 Bqngko untuk berurusan dengan panitia pelaksana yang nota bonenya pelatih dan offecial SMPN I Bangko,Harsoyo.
Masyarakat pencinta bola mempertanyakan kepemimpinan Ketua Umum Igornas,Bambang Suhardiman Spd.Mpd dipertanyakan sejauhmana penfetahuanya tenya Aturan FIFA dan PSSI.
Ketua PGRI Rohil,DR Zulfikar,Rabu (29/11/2023) dimintai komentarnya menyebutkan akan ikut menyelesaikan kemelut tersebut.
" Saya dan PGRI siap untuk menyelesaikan persoalan ini,saya pelajarivdan selesailan dengan baik dan netral, " Sebut DR Zulfikar usai acara peringatan HUT PGRI dan Koorpri di halaman Kantor BPKAD Rohil.
Terpisah,Marbawi (59) mantan pemain dan juri sepak bola bersertifikat dan berlesensi saat dimintai pendapatnya mentebutkan rasa kecewa dan prihatinya betralitas panitia turnamen.
" Ini belum pernah terjadi,ini memalukan,Igornas Rohil tahu aturan atau tidak ini nemalukan,tolong fair play lah, " Harap Marbawi.
Jika polemik ini tidak selesai maka meninggalkan preseden buruk dan du khawatirkan kedepanya turnamen yang ditaja Igornas tidak akan di ikuti peserta baik SD maupun SMP.
" Kalau fair play, pasti orang mau,tapi kalau ada yang dirugikan maka tidak mau lagi mengikuti turnamen ini,kami akan mengajukan ganti rugi yang telah dikeluarkan SMP kami, " Ucap seorang offecial SMPN 4 Labuhan Tangga Kecil. (Hy)
Berita Terkait :
- Riau Roller Skate Juara Umum 2 di Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Siak 20230
- Memperingati HKN Ke 59, Bupati Rohil Beri Hadiah Umroh Pada Satu Orang Kader Posyandu0
- Sofyan Dt Majosati Kembali Terima Piagam Dari KPK RI Yang Ke 2 Kalinya0
- Itwasda Polda Riau Audit Kinerja Polres Kepulauan Meranti Tahap II Aspek Pengelolaan dan Pertanggung0
- Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Kampanye, Kapolda Riau Irjen Iqbal Tekankan Integritas0
_Black11.png)









