- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
- Pasutri Diringkus Sat Resnarkoba Polres Kep Meranti, Diduga Jadi Pengedar Ekstasi
- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
2.500 Anjing Laut Terancam Punah Mati Misterius di Pantai Rusia

Sekitar 2.500 anjing laut yang hampir punah ditemukan mati di pantai Laut Kaspia di Rusia selatan, pada Sabtu (3/12). Ilustrasi.
Jakarta, VokalOnline.Com - Sekitar 2.500 anjing laut yang hampir punah ditemukan mati di pantai Laut Kaspia di Rusia selatan, pada Sabtu (3/12).
Pihak berwenang di provinsi Dagestan Rusia mengatakan tidak jelas penyebab kematian massal anjing laut ini. Namun, aparat memprediksi kemungkinan besar karena penyebab alam.Pejabat regional melaporkan Sabtu bahwa 700 anjing laut mati ditemukan di pantai, tetapi divisi Dagestan dari Kementerian Sumber Daya Alam dan Lingkungan Rusia kemudian menaikkan jumlah kematian menjadi sekitar 2.500 ekor.Kepala Pusat Perlindungan Lingkungan Kaspia, Zaur Gapizov, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa anjing laut itu kemungkinan mati beberapa minggu lalu.Dikutip USA Today, Gapizov menuturkan tidak ada tanda-tanda ribuan anjing laut itu dibunuh atau terjerat jaring ikan.Para ahli dari Badan Perikanan Federal dan jaksa memeriksa garis pantai dan mengumpulkan data untuk penelitian laboratorium. Sejauh ini, para ahli tidak langsung menemukan polutan apa pun yang kemungkinan tercemar dan menyebabkan kematian para anjing laut itu.Beberapa insiden kematian anjing laut massal sebelumnya dikaitkan dengan penyebab alami. Kazakhstan, yang memiliki garis pantai Kaspia yang panjang, melaporkan sedikitnya tiga insiden serupa tahun ini.Data tentang jumlah anjing laut di Kaspia sangat bervariasi. Badan perikanan mengatakan jumlah keseluruhan anjing laut di Kaspia adalah sekitar 270.000-300.000 ekor.Sedangkan Pusat Perlindungan Lingkungan Kaspia menyebutkan ada sekitar 70.000 ekor saja.Anjing laut Kaspia terdaftar sebagai spesies yang terancam punah di daftar merah International Union for Conservation of Nature.
Berita Terkait :
- Alasan Iran Kaji Ulang Aturan Wajib Hijab yang Picu Demo Besar 0
- Kenapa PM Anwar Ibrahim Sulit Bentuk Kabinet Pemerintahan Malaysia?0
- MbS Disebut Ancam Perkosa Keluarga Eks Putra Mahkota Saudi0
- Pesawat Tempur China-Rusia Masuk Zona Pertahanan, Korsel Kerahkan Jet0
- Eks Presiden China Jiang Zemin, Tokoh Komunis Penggemar Film Hollywood0
_Black11.png)









