- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
Kronologi Penikaman Oleh Pekerja Toserba Di Pekanbaru

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Lima karyawan dari Toko Serba Ada (Toserba) Era 58 di Jalan Dharma Bakti, Kecamatan Payung Sekaki menjadi korban penusukan oleh rekannya sendiri, Minggu, (24/7) dini hari.
Pelaku ES (18) nekat menusuk lima rekan kerjanya, Lia Pasaribu (20), Julieta Sulastri(21), Ismawati Nasution(26), Selvia Susanti (23) dan Lamtiur (20) dengan sebilah pisau. Akibatnya empat orang mengalami luka tusukan sedangkan Lamtiur meninggal dunia.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Andrie Setiawan saat dihubungi, Rabu, mengatakan saat kejadian pelaku dan korban sama-sama berada di lantai dua toko sambil tiduran.
"Saat korban Julieta terbangun, ia melihat pelaku tengah menikam leher dan dada Lamtiur dengan sebilah pisau," ujar Kompol Andrie.
Melihat kejadian ini, spontan Julieta berteriak dan membangunkan rekan-rekannya yang lain. Pelaku mencoba menghadang korban lain dan mengeluarkan sebilah pisau.
"Tiga pekerja sempat melarikan diri ke lantai satu, sedangkan dua pekerja lainnya nekat loncat dari jendela," lanjutnya.
Warga yang terkejut mendengar keributan di Toserba Era 58, melihat dua perempuan yang nekat melompat dari lantai dua toko dan membantu kedua karyawan tersebut.
"Selanjutnya, pelaku akhirnya diamankan oleh warga dan diserahkan ke Polsek Payung Sekaki," ucap Andrie.
Andrie menyebutkan hingga kini motif pelaku masih belum dapat dipastikan, dikarenakan ES selalu memberikan keterangan yang berbelit-belit.
Adapun identitas korban yakni Lia Pasaribu mengalami luka di bagian Perut dan dada kiri dirawat RSUD Arifin Achmad. Julieta Sulastri Tobing mengalami luka tusuk di bagian bahu sebelah kanan dirawat RS Prima.
Kemudian Ismawati Nasution mengalami luka tusuk di bagian punggung dan dada sebelah kiri dirawat RS Prima. Selvia Susanti mengalami luka gores di bagian kening dan dirawat di RS Prima. Sedangkan Lamtiur Sihotang, mengalami Luka tusuk di bagian leher, dada dan bahu kanan yang mengakibatkan meninggal dunia. Jenazah pun langsung dibawa Ke RS Bhayangkara. **Fira
Berita Terkait :
- Kemenkumham Umumkan Seleksi Terbuka Jabatan Dirjen Imigrasi0
- KPK Beberkan Peran Media Dalam Pencegahan Korupsi Di Forum APEC0
- Mantan Bupati Kuansing Divonis 5 Tahun 7 Bulan Penjara Atas Kasus Suap0
- Bea Cukai Menggagalkan Penyelundupan 800 Kg Sabu-Sabu Sepanjang 20220
- Polres Kuansing Limpahkan Tersangka beserta Barang Bukti Korupsi ke Kejaksaan Negeri Kuansing0
_Black11.png)









