Breaking News
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
Rumah Guru Tidak Layak Huni, 14 Ruang Lokal Butuh Renovasi

Muzahar Kepsek SMPN 1 Pangkalan Kuras Menunjuk Bagian Rumah Guru Yang Rusak Parah
Pelalawan, VokalOnline.Com,- Sebanyak 6 unit rumah guru di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Pangkalan Kuras sudah tidak layak dan butuh rehab berat. Terlihat plafon dan atap bagunan sudah banyak yang keropos.
Kepala SMP N 1 Pangkalan Kuras Muzahar S Pd kepada VokalOnline.Com, Selasa (15/3/2022) mengatakan kondisi 6 unit rumah guru yang dibangun pada tahun 1984 dan 3 unit pernah mengalami kebakaran tahun sembilan puluhan dan dibangun kembali oleh masyarakat dengan swadaya, saat ini kondisinya sangat memprihatinkan dan sudah tidak layak huni.
"Rumah guru ini dibangun pada tahun 1984, pada tahun sembilan puluhan 3 unit pernah terbakar, dibangun kembali dengan swadaya masyarakat, kondisinya saat ini sangat memprihatinkan," katanya.
Muzahar menjelaskan bahwa 5 unit rumah yang bisa dihuni guru dan penjaga sekolah saat ini, itu karena mereka merenovasi sendiri, sedangkan 1 unit rumah sama sekali tidak bisa dihuni karena rusak parah dan hanya bisa dijadikan gudang penyimpanan barang yang sudah tidak terpakai dari labor.
"5 unit rumah yang ditempati guru dan penjaga sekolah saat ini bisa ditempati karena mereka renovasi sendiri, kalau rumah kepala sekolah sama sekali tidak bisa dihuni dan sekarang kita jadikan gudang barang yang tak terpakai dari labor," terangnya.
Tidak hanya rumah guru, 14 dari 33 ruang lokal di SMP N1 Pangkalan Kuras yang berdiri diatas lahan seluas 2,3 hektar ini juga rusak berat dan sangat memprihatinkan seperti jendela, lantai dan atap, kondisi ini mengganggu kenyamanan dan mengancam keselamatan siswa siswi saat belajar.
"Kondisi seperti ini sangat mengganggu kenyamanan siswa, kerusakan yang dialami 14 lokal in lantai, jendela atap, dan plafon, kalau hujan air masuk ke ruang kelas, makanya harus segera diperbaiki," katanya.
Mantan Kepsek SMPN 4 Pangkalan Kuras ini berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan dapat mengakomodir membangun kembali rumah guru yang tak layak ditempati, dan paling tidak ada rehap 14 lokal lama yang mengalami kerusakan.**(jon)
Berita Terkait :
- Kapolri Harap Tak Ada Antrean Warga Terkait Minyak Goreng0
- Wagubri Ajak Seluruh Lapisan Masyarakat Berantas Narkoba0
- Jaksa Peringatkan Seluruh Kades Hati-hati Kelola Dana Des0
- Polda Riau Sita 56 Kilogram Sabu dari Jaringan Narkoba Internasional0
- Satpol PP Kabupaten Bengkalis, Menerima Penghargaan dari Gubernuran Riau0
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments
_Black11.png)









