- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
Wagubri Ajak Seluruh Lapisan Masyarakat Berantas Narkoba

Wakil Gubernur Riau Edy Afrizal Natar Nasution. IST
Pekanbaru, VokalOnline.Com - Wakil Gubernur Riau Edi Natar Nasution memuji gerak cepat Kapolda Irjen Pol Mohammad Iqbal dalam pemberantasan peredaran Narkotika.
Dalam masa jabatannya yang baru 77 hari, M Iqbal dinilai cekatan lantaran telah menggagalkan peredaran 201,19 Kilogram Sabu, 1.442 butir pil Ekstasi dan 6,03 Kilogram Ganja di Negeri Lancang Kuning.
Bila barang haram itu sempat beredar luas, tak terkira berapa banyak warga Riau yang akan dirusak oleh dampak negatif Narkotika.
Mantan Danrem 031 Wirabima ini mengatakan, upaya pemberantasan itu tentunya tidak hanya dari kepolisian saja, namun seluruh stake holder termasuk masyarakat. Ia juga berharap agar tersangka diganjar hukuman pidana yang setimpal.
"Saya apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolda Riau dengan waktu yang singkat selama masa kerja 77 hari sudah menggagalkan sebanyak ini Narkotika. Kita tahu, pintu masuk peredaran Narkoba di Provinsi Riau salahsatunya Kabupaten Bengkalis," puji Edi Natar dihadapan Kapolda Riau.
Menurut Wagubri, masifnya peredaran Narkoba di Riau harus disikapi serius, apalagi wilayahnya yang strategis. Pemberantasan tentunya harus dimaksimalkan, melibatkan berbagai unsur, tidak hanya kepolisian saja.
"Dalam pemberantasan, mari kita bekerja sama. Termasuk media," sambungnya.
"Saya juga mengimbau masyarakat, mari kita bantu kepolisian sesuai dengan peran dan fungsinya. Segera laporkan agar dapat ditinjak lanjuti," harap Edi Natar Nasution.***
Berita Terkait :
- Mantan Kepala PPATK Nyatakan Perkara Keluarga Salim Masuk Perdata0
- Jaksa Peringatkan Seluruh Kades Hati-hati Kelola Dana Des0
- Polda Riau Sita 56 Kilogram Sabu dari Jaringan Narkoba Internasional0
- Polda Riau Tangkap Oknum Perwira Polisi Jemput 5 Kilogram Sabu0
- Satpol PP Kabupaten Bengkalis, Menerima Penghargaan dari Gubernuran Riau0
_Black11.png)









