- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
RZ Berkumpul Akhirnya Bebas
>Rusli Zainal Disambut Hangat Keluarga Usai Pembebasan Bersayarat >Sejumlah Mantan Pejabat Hingga Ojek Online Antusias Menyambut

Mantan Gubernur Riau Rusli Zainal foto dengan tukang ojek online yang datang ke rumahnya. IST
Pekanbaru, VokalOnline.Com - Mantan Gubernur Riau Rusli Zainal (RZ) akhirnya keluar dari Lapas Pekanbaru setelah mendapatkan pembebasan bersyarat. Gubernur dua periode itu merupakan terpidana kasus suap PON dan korupsi kehutanan dengan hukuman 10 tahun penjara.
Rusli Zainal keluar dari Lapas Pekanbaru pada Kamis pagi, 21 Juli 2022. Dia dijemput pakai mobil oleh pihak keluar sekitar pukul 07.00 WIB dan sempat singgah ke Badan Pemasyarakatan sebelum pulang ke rumahnya di Jalan Soekarno-Hatta.
Di kediamannya di Nirvana Residen, Rusli disambut puluhan kerabat. Tamu silih berganti datang, mulai dari teman hingga sejumlah mantan pejabat di Provinsi Riau.
Tak hanya petinggi di Riau, sejumlah warga biasa juga antusias menyambut suami dari anggota DPRD Riau, Septina Primawati itu. Salah satunya, tukang ojek online, Ponedi.
Ponedi mengenal Rusli Zainal sebagai orang yang pernah memimpin Riau. Sebelum masuk, Ponedi sempat tidak diperbolehkan masuk oleh sekuriti komplek.
"Saya tadi sempat berdebat sama satpam, masak saya tidak boleh ke rumah pemimpin saya, saya ini warga yang cinta dengan Pak Rusli, saya ingin menjumpainya, saya bilang begitu," kata Ponedi, Kamis siang.
Usai berdebat, akhirnya satpam membolehkan Ponedi masuk ke komplek. Kemudian Ponedi melihat keramaian di salah satu rumah dan menanyakan rumah Rusli.
"Saya langsung minta izin masuk ke rumah Pak Rusli, saya salam dan peluk Pak Rusli, senang sekali rasanya," ucap pria berusia 50 tahunan itu.
Rusli menyambut Ponedi dengan senyuman dan mengajaknya makan siang bersama. Sebab, Ponedi datang ketika Rusli mengambil piring dan mau makan. Rusli kembali meletakkan piringnya dan mengalami Ponedi, lalu berfoto.
"Ayo makan dulu, sama-sama kita makan siang," kata Rusli ke Ponedi.
Namun, Ponedi menolak dan lebih memilih pergi karena niatnya bertemu Rusli sudah kesampaian. Ponedi yang lahir dan besar di Riau itu mengaku merasakan pembangunan di masa Rusli Zainal.
"Saya sudah jumpa Pak Rusli, senang sekali, beliau dulu jadi Gubernur banyak dibangunnya, jembatan, bandara, jalan mulus," kata Ponedi.
Rusli Zainal mengaku senang banyak warga yang masih ingat dengannya. Dia terbuka bagi siapa saja yang mau menemui ke rumahnya.
"Alhamdulillah, banyak yang datang," Rusli singkat.
Di sisi lain, saat berbincang di rumahnya dengan kerabat, Rusli sempat mengomentari sebuah jembatan rusak di Desa Igal, Kecamatan Manday, Kabupaten Indragiri Hilir. Jembatan itu sebelumnya viral karena rusak parah sehingga dijuluki warga net dengan nama "sakratul maut".
Desa Igal tak asing bagi Rusli. Selain pernah menjadi bupati di kabupaten tersebut, daerah itu merupakan tanah kelahirannya.
Rusli langsung menghubungi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir. Dia berharap pemerintah setempat memperbaiki jalan yang pernah dibangunnya saat itu.
"Itu Mandah kampung saya, saya sampai rumah pagi tadi, baca berita jalan di Mandah yang rusak, saya telpon Kadis PU Inhil, Pak Umar agar jalan itu diperbaiki," kata Rusli di kediamannya Perumahan Nirvana, Jalan Soekarno Hatta Kota Pekanbaru, Kamis siang, 21 Juli 2022.
Rusli mengaku prihatin dengan kondisi jalan tersebut karena pernah merasakan membangun jalan itu. Jalan itu dahulunya dibangun oleh Pemerintah Provinsi Riau di masa Rusli.
"Dulu itu kita bangun, sekarang kondisinya memprihatinkan, kalau mikir kewenangan kelamaan, masyarakat nanti kasihan," ucap Rusli. (syu)
Berita Terkait :
- Ikuti Pelatihan Pra Pensiun Karyawan RAPP Sambut Pensiun Dengan Mantap0
- KAMMI Riau Desak KPK Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah dan Bansos Siak 2011-20190
- Alhamdulillah Angka Kemiskinan Riau Menurun Dan Ekspor Meningkat0
- Dua alat berat di tangkap KPH Kesatuan Pengelolaan Hutan0
- TNTN Berencana Evakuasi Gajah Liar di Rantau Baru0
_Black11.png)









